Muhammad Arif Resmi Buka Muscab, PKB Kejar 6 Kursi di 2029
AMBON,Tribun-nusantara.web.id. Wakil Ketua Bendahara Umum DPP PKB, Muhammad Arif, secara resmi membuka Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Kota Ambon, yang berlangsung di Lantai 9 Zest Hotel Minggu (12/4/2026).
Dalam sambutannya yang penuh semangat, Arif tidak hanya memaparkan sejarah gemilang partai, tetapi juga mematok target ambisius untuk Pemilu 2029 mendatang.
Acara ini dihadiri oleh perwakilan Walikota Ambon, Rustam Simanjuntak, jajaran pengurus wilayah, kader yang memenuhi ruangan.
Muhammad Arif mengawali sambutannya dengan menyampaikan salam hangat dan arahan khusus dari Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, beserta seluruh jajaran DPP. Ia menegaskan bahwa Muscab ini adalah bagian dari rangkaian besar konsolidasi nasional yang digelar serentak di seluruh Nusantara.
Menyoroti perjalanan politik PKB di Kota Ambon, wajah Arif bersinar melihat grafik perolehan kursi yang terus meningkat signifikan.
"Sejak 2014 kita dapat 2 kursi, 2019 naik jadi 3 kursi, dan di Pemilu 2024 kemarin kita berhasil raih 4 kursi. Pertanyaannya, untuk 2029 nanti berapa? Kalau polanya 2, 3, 4, maka target kita bukan sekadar 5, tapi minimal 6 kursi. Bismillah, insya Allah kita bisa capai itu," tegas Arif disambut sorak-sorai peserta.
Arif juga menyoroti dinamika Pemilu 2024 yang menjadi pelajaran berharga. Meski sukses menambah kursi, namun perebutan posisi pimpinan dewan gagal diraih hanya karena selisih ratusan suara.
"Kalah seratusan suara itu memang menyakitkan. Tapi di sisi lain, itu menjadi luka sekaligus penyemangat. Namun, hal seperti ini tidak boleh terulang di masa depan," ujarnya tegas.
Berbeda dengan di tingkat kota yang kalah tipis, di tingkat Provinsi justru PKB menang telak hingga berhasil membentuk fraksi sendiri. Dari situ Arif menarik kesimpulan penting.
"Kuncinya, jangan main aman dengan selisih tipis. Besok harus selisihnya jauh, misalnya seribu suara, supaya tenang dan aman. Kalau selisihnya tipis, yang terjadi justru perdebatan yang tidak produktif," tambahnya.
Arif menekankan bahwa politik bukan sekadar ramalan atau harapan, melainkan hal yang bisa dihitung dan dipersiapkan sejak dini. Kekalahan tipis kemarin harus menjadi bahan bakar untuk bekerja lebih keras.
Ia pun mengajak seluruh kader untuk memaknai perjuangan ini. Dukungan doa dari para ulama sangat dibutuhkan untuk kekuatan spiritual, namun strategi dan kerja nyata juga mutlak diperlukan.
"Dengan semangat kebersamaan dan strategi yang matang, kita yakin target 6 kursi di 2029 bukan sekadar mimpi, tapi kenyataan yang bisa kita raih bersama," pungkasnya.
(H.R)








































Komentar via Facebook