Muscab PKB Maluku Tenggara 2026, Minducri: Politik Harus Hadirkan Kerja Nyata

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 11 April 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Muscab PKB Maluku Tenggara 2026, Minducri: Politik Harus Hadirkan Kerja Nyata

Langgur, TribunNusantara.web.id | Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Maluku Tenggara menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) 2026 di Ballroom Lantai 2 Aurelia Kimson Hotel, Sabtu, 11 April 2026. Forum ini menjadi ajang konsolidasi sekaligus refleksi arah perjuangan partai di tingkat daerah.

Ketua DPC PKB Maluku Tenggara, Minducri Kudubun, menegaskan politik tidak boleh berhenti pada retorika. Ia mengingatkan para kader bahwa legitimasi politik hanya lahir dari kerja nyata yang dirasakan masyarakat.

“Berpolitik abad ini tidak cukup hanya dengan narasi kosong tanpa makna. Harus dipandu dengan tekad dan diisi dengan tindakan nyata yang bermuara pada kepentingan masyarakat luas,” ujarnya dalam sambutan pembukaan.

Menurut Minducri, politik adalah instrumen penting dalam seluruh sendi kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena itu, setiap kader partai dituntut menghadirkan manfaat konkret tanpa membedakan latar belakang sosial, agama, maupun kelompok masyarakat.

Ia juga menyinggung situasi global yang penuh ketidakpastian. Konflik geopolitik, tekanan ekonomi, hingga dampaknya terhadap harga kebutuhan pokok, kata dia, telah menjalar hingga ke daerah. Kondisi ini menuntut partai politik lebih responsif dan solutif.

“Efek domino dari gejolak dunia sudah sangat terasa hingga ke pelosok negeri. Ini menjadi tantangan bagi kita sebagai kader untuk hadir membawa solusi bagi masyarakat,” kata Minducri.

Bagi dia, Muscab bukan sekadar agenda rutin lima tahunan. Forum tersebut merupakan ruang strategis untuk mengevaluasi kinerja organisasi sekaligus memperkuat kapasitas kader, mulai dari tingkat cabang, pengurus anak cabang (PAC), hingga ranting.

“Muscab ini menjadi ruang strategis untuk mempersiapkan kerja-kerja kepartaian ke depan serta refleksi atas perjalanan perjuangan PKB di Maluku Tenggara,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan pesan Ketua Umum PKB, Abdul Muhaimin Iskandar, yang meminta seluruh kader menjaga amanah rakyat dengan integritas dan inovasi. Kader, kata dia, harus menjadi teladan kepemimpinan yang berpihak pada kepentingan publik.

“Kader PKB harus menjadi role model kepemimpinan yang berpihak kepada masyarakat,” tutur Minducri.

Menutup sambutannya, ia mengajak seluruh kader memperkuat komitmen perjuangan dan membuktikan kapasitas partai dalam menentukan arah pembangunan daerah.

“Mari kita buktikan bahwa PKB layak menjadi penentu arah kemajuan Maluku Tenggara,” katanya.

Pembukaan Muscab dihadiri perwakilan DPW PKB Maluku, unsur pemerintah daerah, pimpinan DPRD, tokoh agama, pimpinan partai politik, serta organisasi kepemudaan di Kabupaten Maluku Tenggara. Di tengah dinamika politik lokal dan tantangan global, Muscab ini menjadi panggung bagi PKB untuk menegaskan kembali orientasi kerjanya: dari narasi menuju aksi.