MUSDA IV GOLKAR MBD RESMI DIBUKA, BUPATI NOACH SERUKAN KEBERSAMAAN: SIAPA PUN TERPILIH HARUS DITERIMA
TIKAUR - MALUKU BARAT DAYA - TRIBUN NUSANTARA – /Suasana politik dan konsolidasi organisasi Partai Golkar di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) memasuki momentum penting. Musyawarah Daerah (Musda) IV DPD II Partai Golkar Kabupaten MBD resmi dibuka di Gedung Serbaguna Tiakur, Kamis (17/9/2026).
Musda IV mengusung tema “Golkar Bangkit, Berkarya di Bumi Kalwedo” dan dihadiri langsung Bupati MBD Benyamin Thomas Noach, S.T. serta Wakil Bupati Agustinus Lekwarday Kilikily, M.Si.
Forum tersebut menjadi momentum konsolidasi internal Partai Golkar sekaligus ruang untuk memperkuat soliditas kader dan menentukan arah kepemimpinan organisasi Partai Golkar di Kabupaten MBD.
Di tengah dinamika Musda dan proses pemilihan ketua, pesan persatuan menjadi salah satu penekanan utama yang disampaikan para tokoh yang hadir.
-BUPATI NOACH: JANGAN TERPECAH KARENA PERBEDAAN PILIHAN
Bupati Maluku Barat Daya Benyamin Thomas Noach berharap Musda IV Partai Golkar dapat menghasilkan kepemimpinan yang mampu membawa seluruh kader tetap berada dalam satu semangat kebersamaan.
Noach juga mengajak Partai Golkar untuk terus memberikan masukan konstruktif kepada pemerintah daerah demi perbaikan pembangunan di Kabupaten Maluku Barat Daya.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak dapat dilakukan oleh pemerintah sendiri, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk partai politik.
“Golkar dapat berjuang bersama, memberikan masukan konstruktif untuk perbaikan pembangunan, bergandengan tangan membangun Bumi Kalwedo,” pesan Noach.
Bupati juga menegaskan pentingnya menerima hasil Musda sebagai keputusan bersama.
Siapa pun yang nantinya mendapatkan kepercayaan untuk memimpin DPD II Partai Golkar MBD diharapkan dapat diterima seluruh kader, sehingga organisasi dapat kembali fokus menjalankan agenda dan memperjuangkan kepentingan masyarakat.
-KETUA PANITIA: MUSDA BUKAN SEKADAR SEREMONI
Ketua Panitia Musda IV DPD II Partai Golkar Kabupaten MBD, Gelion Tumangken, menegaskan bahwa Musda bukan sekadar agenda seremonial organisasi.
Musda, kata dia, merupakan ruang penting untuk memperkuat persatuan dan konsolidasi kader sekaligus melahirkan kepemimpinan yang mampu menjadi perekat seluruh elemen Partai Golkar di Kabupaten Maluku Barat Daya.
Karena itu, seluruh tahapan Musda diharapkan dapat berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan mengedepankan kepentingan organisasi.
-RICHARD RAHAKBAUW SERUKAN KERJA NYATA
Sementara itu, Plt. Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten MBD, Richard Rahakbauw, menyerukan kepada seluruh kader agar menjadikan Musda IV sebagai momentum kebangkitan organisasi.
Ia mendorong kader Golkar untuk tidak berhenti pada konsolidasi internal, tetapi menerjemahkan semangat organisasi melalui kerja nyata di tengah masyarakat.
Richard juga mengajak seluruh kader untuk mendukung kebijakan pemerintah yang berpihak kepada kepentingan rakyat, khususnya dalam upaya meningkatkan kesejahteraan dan mengentaskan kemiskinan.
Menurutnya, Musda harus mampu menghasilkan kepemimpinan yang solid serta memiliki komitmen membawa Partai Golkar terus hadir dan memberikan kontribusi bagi masyarakat MBD.
-UMAR ALI LESSY: SIAPA PUN TERPILIH HARUS MAMPU MERANGKUL
Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Maluku, Umar Ali Lessy, turut mengingatkan seluruh kader agar menjaga soliditas organisasi di tengah proses pemilihan ketua.
Umar menilai dinamika dalam Musda merupakan bagian dari proses demokrasi internal organisasi. Namun, perbedaan pilihan tidak boleh menghilangkan semangat persaudaraan antarkader.
Ia mengajak seluruh kader menggunakan semangat kearifan lokal Kalwedo sebagai kekuatan untuk menjaga kerukunan, persatuan dan gotong royong.
“Siapa pun yang terpilih harus mampu merangkul seluruh kader,” menjadi pesan penting yang disampaikan dalam momentum Musda IV tersebut.
Umar juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati dan Wakil Bupati MBD beserta jajaran Pemerintah Kabupaten MBD atas dukungan terhadap pelaksanaan Musda IV DPD II Partai Golkar Kabupaten MBD.
-DUA NAMA MASUK DALAM PROSES PENCALONAN
Musda IV DPD II Partai Golkar Kabupaten MBD juga menjadi perhatian karena terdapat dinamika dalam proses pencalonan Ketua DPD II.
Sebelumnya, dua nama, yakni Johand Alexius Mose dan Desianus Odie Orno, telah muncul dalam proses penjaringan calon Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten MBD.
Keduanya telah menyerahkan dokumen pencalonan kepada Steering Committee untuk mengikuti tahapan verifikasi sesuai mekanisme organisasi.
Proses tersebut menjadi bagian dari dinamika internal Partai Golkar dalam menentukan kepemimpinan organisasi untuk periode mendatang.
-GOLKAR DAN PEMBANGUNAN BUMI KALWEDO
Musda IV diharapkan tidak berhenti pada persoalan pergantian atau penetapan kepemimpinan semata.
Lebih jauh, forum ini menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi, menyatukan kembali seluruh kader serta menyusun langkah organisasi agar Partai Golkar dapat terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Semangat “Golkar Bangkit, Berkarya di Bumi Kalwedo” pun diharapkan dapat diwujudkan melalui kerja organisasi yang semakin solid, terbuka terhadap masukan masyarakat dan bersinergi dalam mendorong pembangunan Kabupaten Maluku Barat Daya.
Pesan yang mengemuka dari Musda IV cukup jelas: perbedaan pilihan merupakan bagian dari proses, tetapi persatuan dan kepentingan masyarakat MBD tetap menjadi tanggung jawab bersama.
Twitter "Cc""








































Komentar via Facebook