Musda IX KNPI Maluku Tenggara Deadlock, Tim Kace Ubro Tuduh SC dan Panitia Gagal Kelola Sidang

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 21 Juni 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Musda IX KNPI Maluku Tenggara Deadlock, Tim Kace Ubro Tuduh SC dan Panitia Gagal Kelola Sidang

Musda IX KNPI Maluku Tenggara Deadlock, Tim Kace Ubro Tuduh SC dan Panitia Gagal Kelola Sidang

Langgur Tribunnusantara-web.id – Memanasnya pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) IX DPD KNPI Kabupaten Maluku Tenggara memasuki babak baru. Tim Pemenangan calon Ketua DPD KNPI Maluku Tenggara periode 2026–2029, Kace E. Ubro, M.Si, melontarkan kritik keras terhadap Steering Committee (SC) dan panitia pelaksana yang dinilai gagal menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dalam mengawal jalannya persidangan.

Menurut Tim Kace Ubro, proses Musda yang berlangsung sejak awal pekan hingga akhir pekan terus mengalami penundaan tanpa kepastian dan alasan yang jelas. Kondisi tersebut menimbulkan dugaan dari pihak mereka bahwa SC dan panitia tidak lagi bersikap netral sehingga terjadi tarik-ulur dalam kelanjutan sidang.20/06/2026

Tim Kace menyebut, pada pembukaan Musda di Hotel Safira terdapat 81 peserta yang melakukan registrasi, dengan 45 Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) telah memberikan rekomendasi kepada Kace Ubro. Sementara pada perkembangan terakhir di Aula Kodim, mereka mengklaim jumlah kehadiran mencapai 135 OKP dan dukungan terhadap kandidat mereka semakin menguat.

Mereka juga menyatakan bahwa kubu kandidat lawan hanya mengantongi sejumlah rekomendasi yang menurut mereka belum tentu seluruhnya memiliki hak suara karena masih menunggu keputusan tata tertib Musda terkait status beberapa OKP dan Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) yang berposisi sebagai peserta peninjau.

Kebuntuan semakin terlihat ketika sidang pleno I Musda KNPI yang berlangsung pada malam sebelumnya berakhir deadlock dan tidak dapat dilanjutkan. Tim Kace menilai pimpinan sidang tidak mampu memahami secara baik aturan konstitusi organisasi serta tata kelola administrasi persidangan.

Meski situasi Musda memanas, Tim Kace Ubro mengajak seluruh peserta, OKP, dan pihak yang memiliki kepentingan dalam Musda IX KNPI Maluku Tenggara untuk kembali menempatkan organisasi sebagai rumah besar pemuda dan menyelesaikan seluruh persoalan melalui mekanisme yang sehat, demokratis, dan sesuai konstitusi.

Menurut mereka, KNPI selama ini kerap mengalami kemunduran akibat dinamika internal yang tidak sehat sehingga membuat sebagian pemuda dan OKP kehilangan minat untuk aktif dalam organisasi tersebut.

Mereka juga mengingatkan kembali pesan Bupati Maluku Tenggara saat pembukaan Musda agar seluruh elemen pemuda menjaga persatuan dan melakukan penataan kembali KNPI sebagai wadah berhimpun generasi muda.

Kace E. Ubro bersama OKP pendukungnya menyatakan siap membawa arah baru KNPI Maluku Tenggara untuk periode 2026–2029 melalui 11 program prioritas, mulai dari konsolidasi organisasi pemuda, pendidikan bela negara, pelestarian Hukum Larvul Ngabal dan budaya Kei, pengembangan kewirausahaan, expo pemuda, pekan ilmiah, festival seni budaya, kompetisi kreatif pemuda, hingga kegiatan olahraga dan pariwisata pemuda.

Tim Kace Ubro menegaskan bahwa mereka tetap berkomitmen mengawal proses Musda agar berjalan transparan, adil, dan bermartabat demi mengembalikan marwah KNPI sebagai organisasi kepemudaan yang mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah.

Editor : Bruce Elang