Nama Wahidin Puarada Menguat di Konfercab PDI Perjuangan Fakfak, Markus Waran: “Itu Suara Rakyat yang Harus Dipertimbangkan”
Fakfak, TribunNusantara.web.id | Konferensi Cabang (Konfercab) PDI Perjuangan Kabupaten Fakfak yang dilaksanakan pada Rabu, (03/12) bertempat di aula RRI Fakfak menjadi momentum penting konsolidasi internal sekaligus evaluasi perjalanan partai di tingkat daerah.
Kegiatan yang digelar sebagai tindak lanjut dari Rapat Kerja Nasional di Bali serta rekomendasi konferensi daerah sebelumnya itu dihadiri langsung Ketua DPD PDI Perjuangan Papua Barat, Markus Waran.
Saat ditemui wartawan disela-sela kegiatan Konfercab, Waran menegaskan bahwa Konfercab Fakfak merupakan bagian dari mandat organisasi untuk penguatan kepemimpinan struktural.
Ia mengumumkan penetapan kembali Bram sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Fakfak yang akan bekerja bersama dua kader perempuan sebagai unsur pimpinan, salah satunya ditugaskan menjadi sekretaris.
Waran menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah, terutama kehadiran Bupati Fakfak Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP, yang juga Ketua DPD Golkar Provinsi Papua Barat.
Menurutnya, pertemuan PDI Perjuangan dan Golkar di Fakfak mencerminkan relasi politik yang konstruktif, mengingat PDI Perjuangan ikut memberikan dukungan terhadap kemenangan sang Bupati.
“Ini kemenangan masyarakat Fakfak. Karena itu kami menginstruksikan agar kader di fraksi tetap solid, meski hanya satu kursi. Bergabung dengan Perindo, NasDem, dan Demokrat, fraksi ini menjadi bagian dari kekuatan yang mendukung pemerintahan Bupati saat ini,” ujar Waran.
Ia juga meminta seluruh kader di 17 Distrik untuk merawat soliditas politik dan mendukung kepemimpinan daerah. Namun Waran mengingatkan agar Bupati terus menjaga kepercayaan masyarakat melalui kerja nyata dan kesinambungan pembangunan agar memperoleh dukungan kembali pada periode berikutnya.
Isu Pilgub Papua Barat: Nama Wahidin Puarada Menguat
Dalam paparannya, Waran menyinggung dinamika politik Papua Barat jelang kontestasi pemilihan gubernur. Sejumlah tokoh dari wilayah selatan mulai masuk radar PDI Perjuangan melalui mekanisme komunikasi politik bertahap.
Ia menekankan bahwa partai tetap berkomitmen merebut kembali kepemimpinan Papua Barat setelah sebelumnya dua periode diduduki tokoh yang mendapat dukungan PDI Perjuangan.
Salah satu nama yang mencuat adalah mantan Bupati Fakfak, Wahidin Puarada. Waran mengungkapkan bahwa aspirasi masyarakat terhadap sosok Wahidin sangat kuat.
“Banyak warga mengatakan bahwa beliau ‘piring makan’ mereka. Artinya, kepemimpinan beliau memberi manfaat besar bagi kehidupan masyarakat,” katanya.
Ia menilai bahwa figur ideal tidak ditentukan oleh usia, melainkan kapasitas, rekam jejak, dan kedekatan dengan rakyat. Waran juga menyebut bahwa pandangan masyarakat terhadap Wahidin sebagai sosok religius yang menghadirkan keteduhan menjadi nilai tambah.
Selain Wahidin, nama Mohammad Uswanas dan Ali Baham Temongmere turut beredar. Namun Waran menegaskan bahwa rakyat memiliki penilaian sendiri mengenai figur yang layak memimpin Papua Barat. Ia menambahkan bahwa persoalan hukum yang sebelumnya dikaitkan dengan Wahidin telah selesai.
“Setelah mendengar langsung aspirasi masyarakat di Fakfak yang menyebut nama Wahidin Puarada, maka itulah suara yang harus dipertimbangkan,” Tutup Waran.
(Den)








































Komentar via Facebook