Narasi “Gaya Jokowi” pada Sherly Laos Menguat, Pengamat: Perlu Dibuktikan, Bukan Sekadar Citra

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 30 April 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Narasi “Gaya Jokowi” pada Sherly Laos Menguat, Pengamat: Perlu Dibuktikan, Bukan Sekadar Citra

Narasi “Gaya Jokowi” pada Sherly Laos Menguat, Pengamat: Perlu Dibuktikan, Bukan Sekadar Citra

Jakarta, Tribunnusantara-web.id Narasi yang menyebut gaya kepemimpinan Sherly Laos mirip dengan Presiden Joko Widodo mulai ramai diperbincangkan di ruang publik.

Label “merakyat” dan pendekatan turun langsung ke masyarakat kerap digunakan untuk menggambarkan sosok Sherly, mengingatkan pada gaya “blusukan” yang selama ini melekat pada Jokowi. Namun, sejumlah pengamat menilai kemiripan tersebut masih berada pada tataran simbolik.

“Gaya turun ke lapangan memang mudah terlihat, tapi kepemimpinan tidak berhenti di situ. Yang diuji adalah bagaimana kebijakan dibuat, dijalankan, dan berdampak,” ujar seorang analis politik.

Pengamat menekankan bahwa gaya komunikasi yang sederhana dan kedekatan dengan warga tidak otomatis mencerminkan kapasitas kepemimpinan secara utuh.

Faktor seperti pengalaman mengelola pemerintahan, kemampuan mengambil keputusan strategis, hingga konsistensi dalam menghadapi tekanan politik menjadi pembeda utama.

Selain itu, ada pula kekhawatiran bahwa narasi “gaya Jokowi” digunakan sebagai strategi pencitraan untuk membangun kedekatan emosional dengan pemilih, tanpa diiringi rekam jejak yang setara.

Hingga kini, belum terlihat indikator kuat yang menunjukkan bahwa pendekatan tersebut telah menghasilkan dampak kebijakan yang signifikan. Publik pun dihadapkan pada pertanyaan: apakah ini cerminan kepemimpinan yang substansial, atau sekadar kemasan politik yang efektif?

"Elang"