Ngopi Bareng di Desa Bucu, Bupati Jepara Tawarkan Skema Bagi Hasil dan Suntikan Dana Infrastruktur
Ngopi Bareng di Desa Bucu, Bupati Jepara Tawarkan Skema Bagi Hasil dan Suntikan Dana Infrastruktur
JEPARA Tribunnusantara-web.id – Bupati Jepara Witiarso Utomo atau yang akrab disapa Mas Wiwit mendorong pemerintah desa untuk lebih agresif mengoptimalkan APBDes dan menggali potensi ekonomi lokal melalui program Ngolah Pikir (Ngopi) Bareng yang digelar di Desa Bucu, Kecamatan Kembang, Rabu (3/6/2026).
Dalam forum dialog tersebut, Mas Wiwit tidak hanya mendengar aspirasi desa, tetapi juga menawarkan sejumlah skema kolaborasi yang dinilai dapat mempercepat pembangunan dan meningkatkan pendapatan desa.
Salah satu fokus utama adalah pengembangan objek wisata Air Terjun Songgo Langit yang selama ini menjadi destinasi andalan masyarakat setempat. Pemerintah Kabupaten Jepara menawarkan pola investasi dengan komposisi 50:50 antara pemerintah desa dan pemerintah kabupaten guna memperkuat fasilitas wisata, termasuk pembangunan area bermain anak dan peningkatan akses jalan menuju lokasi.
“Tujuannya bukan hanya meningkatkan PADes, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara lebih luas,” ujar Mas Wiwit.
Selain sektor pariwisata, Bupati juga menaruh perhatian pada potensi peternakan ayam petelur di Desa Bucu yang mampu menghasilkan sekitar 1.500 butir telur per hari. Ia meminta agar hasil produksi peternak lokal dapat diserap oleh program pemenuhan gizi di wilayah setempat sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat desa.
Di bidang pembangunan, Mas Wiwit menawarkan skema percepatan pembangunan jalan desa dengan pola pendanaan 40 persen dari APBDes dan 60 persen dari APBD Kabupaten Jepara. Namun, ia menegaskan bahwa desa harus terlebih dahulu menyiapkan anggaran dan perencanaan yang matang sebelum mengajukan usulan.
“Kalau perencanaannya siap dan anggarannya tersedia di desa, pemerintah kabupaten siap membantu melalui APBD 2027,” tegasnya.
Program tersebut disebut tidak hanya berlaku untuk Desa Bucu, tetapi juga terbuka bagi seluruh desa di Kabupaten Jepara yang memiliki kesiapan administrasi dan perencanaan pembangunan.
Turut hadir dalam kegiatan itu Sekretaris Daerah Kabupaten Jepara Ary Bachtiar, Wakapolres Jepara Faris Budiman, Kepala Desa Bucu Mustaqim, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah.
Melalui program Ngopi Bareng, Pemerintah Kabupaten Jepara berharap desa-desa tidak hanya bergantung pada dana transfer, tetapi mampu mengembangkan potensi unggulan yang dimiliki untuk meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes), membuka lapangan kerja, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Hani K
Editor : Bruce Elang








































Komentar via Facebook