Panen Jagung Brimob di Amahai, Aksi Nyata Swasembada Pangan 2026

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 20 Januari 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Panen Jagung Brimob di Amahai, Aksi Nyata Swasembada Pangan 2026

Maluku Tenggara, TribunNusantara.web.id | Personel Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Maluku memanen jagung hibrida di Dusun Km 6, Desa Makariki, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah, Selasa, 20 Januari 2026. 

Kegiatan panen kuartal IV ini dipimpin langsung oleh Komandan Batalyon B Pelopor, Komisaris Polisi Syaid Basahona, didampingi para perwira serta seluruh personel batalyon.

Panen jagung tersebut menjadi bagian dari komitmen Batalyon B Pelopor dalam mendukung Program Swasembada Pangan Nasional Tahun 2026. 

Di atas lahan produktif yang dikelola bersama masyarakat, jagung hibrida ditanam dan dirawat secara berkelanjutan sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan di wilayah Maluku Tengah.

Menurut Kompol Syaid Basahona, keterlibatan Brimob dalam sektor pangan merupakan wujud peran Polri yang adaptif terhadap tantangan zaman. 

“Ketahanan pangan adalah isu strategis nasional. Brimob hadir tidak hanya dalam konteks keamanan, tetapi juga ikut memastikan masyarakat memiliki akses terhadap pangan yang cukup dan berkelanjutan,” ujarnya di sela kegiatan panen.

Pelaksanaan panen berlangsung dalam suasana kebersamaan. Personel Brimob dan warga setempat bergotong royong memanen hasil jagung yang telah memasuki masa panen optimal. Sinergi ini, kata dia, diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk terus memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan produktif.

Selain meningkatkan ketersediaan pangan, kegiatan ini juga diharapkan berdampak pada kesejahteraan ekonomi masyarakat sekitar. Hasil panen jagung hibrida memiliki nilai jual yang baik dan berpotensi menjadi sumber pendapatan tambahan bagi warga desa.

Melalui kegiatan panen jagung ini, Batalyon B Pelopor menegaskan perannya sebagai bagian dari solusi atas tantangan ketahanan pangan nasional. Kehadiran Brimob di tengah masyarakat tidak hanya sebagai pelindung dan pengayom, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam mendukung program pembangunan pemerintah.

Brimob Presisi terus meneguhkan jati dirinya: solid dalam kebersamaan, tangguh dalam pengabdian, dan tetap setia untuk nusa dan bangsa.

 

[Evav]