PANGDAM XV/PATTIMURA RESMI TUTUP TMMD KE-128 KODIM 1511/PULAU MOA, PEMBANGUNAN TUNTAS 100 PERSEN
MOAIN - MALUKU BARAT DAYA - TRIBUN NUSANTARA — Web - id - / Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 1511/Pulau Moa resmi ditutup Pangdam XV/Pattimura, Mayjen TNI Dody Triwinarto, di Desa Moain, Kecamatan Moa, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Kamis (21/05/2026). Penutupan TMMD tersebut menjadi penanda suksesnya kolaborasi TNI dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan wilayah kepulauan sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat di daerah perbatasan.
Upacara penutupan berlangsung penuh semangat dan dihadiri unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta warga yang selama ini terlibat langsung dalam pelaksanaan program TMMD. Kehadiran Pangdam XV/Pattimura menjadi simbol apresiasi atas kerja keras seluruh personel TNI dan masyarakat yang bersama-sama menyelesaikan berbagai sasaran pembangunan.
Dalam laporannya, Dandim 1511/Pulau Moa menyampaikan seluruh sasaran fisik TMMD Ke-128 berhasil diselesaikan dengan capaian 100 persen. Berbagai pembangunan yang telah dituntaskan meliputi rehabilitasi 10 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) beserta MCK, pembangunan tiga unit sumur bor, revitalisasi dua sumber air, pembangunan dan perbaikan jalan desa sepanjang 750 meter, rehabilitasi perpustakaan sekolah, hingga pembangunan dan perbaikan lapangan voli.
Tidak hanya pembangunan fisik, seluruh sasaran nonfisik juga berhasil direalisasikan secara maksimal. Program penyuluhan dan pelayanan masyarakat terlaksana dengan capaian 100 persen, mulai dari penyuluhan bela negara, bahaya narkoba, kesehatan, penanganan stunting, perikanan, peternakan, pengembangan UMKM, hingga pembinaan seni dan budaya masyarakat.
Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto menegaskan, TMMD bukan sekadar program pembangunan fisik semata, tetapi bentuk nyata kepedulian TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat hingga ke wilayah terpencil dan kepulauan.
“Ini bukan sekadar membangun fisik, tetapi bagaimana masyarakat benar-benar merasakan manfaat nyata kehadiran negara melalui TNI. TMMD adalah wujud kemanunggalan TNI dan rakyat yang harus terus dijaga,” tegas Pangdam.
Pangdam juga memberikan apresiasi khusus terhadap pelaksanaan program prioritas Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), terutama pembangunan sumur bor dan revitalisasi sumber air bersih yang dinilai sangat penting bagi kebutuhan masyarakat di wilayah kepulauan yang sering mengalami kesulitan air bersih.
Menurutnya, pembangunan sarana air bersih menjadi bukti nyata perhatian negara terhadap masyarakat perbatasan agar memiliki akses kehidupan yang lebih baik dan sehat.
Selain itu, Pangdam berharap semangat gotong royong, solidaritas, dan kebersamaan yang telah terbangun selama pelaksanaan TMMD dapat terus dipelihara oleh masyarakat. Ia meminta seluruh hasil pembangunan yang telah dikerjakan bersama dapat dijaga dan dimanfaatkan dalam jangka panjang demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Keberhasilan TMMD Ke-128 Kodim 1511/Pulau Moa menjadi bukti kuat bahwa sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat mampu menghadirkan pembangunan nyata hingga ke pelosok negeri sekaligus memperkuat persatuan di wilayah perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
(KAREL LAHYUPUN ?)








































Komentar via Facebook