Pegawai Bea Cukai Diduga Kabur Usai Diperiksa KPK, Publik: Kalau Bersih Kenapa Lari?

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 09 Mei 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Pegawai Bea Cukai Diduga Kabur Usai Diperiksa KPK, Publik: Kalau Bersih Kenapa Lari?

Pegawai Bea Cukai Diduga Kabur Usai Diperiksa KPK, Publik: Kalau Bersih Kenapa Lari?

JAKARTA, Tribunnusantara-web.id Aksi seorang pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai mendadak jadi sorotan panas publik setelah terekam “kabur” usai menjalani pemeriksaan di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jumat (8/5/2026).

Pegawai Fungsional Madya PNS Ditjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Ahmad Dedi, terlihat bergegas lalu berlari meninggalkan lokasi pemeriksaan saat dicegat pertanyaan awak media terkait kasus dugaan suap impor di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Video tersebut langsung viral dan memantik gelombang reaksi keras dari publik di media sosial.

Alih-alih memberi penjelasan kepada masyarakat, Ahmad Dedi justru memilih tancap gas meninggalkan Gedung KPK tanpa sepatah kata pun. Sikap itu memunculkan pertanyaan tajam dari publik: apa yang sebenarnya disembunyikan?

“Kalau memang tidak terlibat, kenapa harus lari?” tulis seorang warganet dalam komentar yang ramai dibagikan.

Aksi menghindari media di tengah sorotan kasus korupsi dinilai semakin memperburuk citra institusi yang selama ini kerap diterpa isu praktik “main mata” dalam urusan impor dan kepabeanan.

Publik menilai pejabat negara yang diperiksa dalam perkara serius seharusnya menunjukkan sikap terbuka, bukan justru mempertontonkan kepanikan di depan kamera.

Kasus dugaan suap impor sendiri menjadi perhatian besar karena menyangkut pintu keluar-masuk barang di Indonesia, sektor yang rawan permainan uang, mafia impor, hingga praktik kongkalikong yang merugikan negara.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari Ahmad Dedi terkait aksinya yang viral tersebut. Sementara pihak KPK juga belum mengungkap detail hasil pemeriksaan.

Namun satu hal sudah telanjur menjadi konsumsi publik: video seorang pejabat Bea Cukai berlari menghindari pertanyaan wartawan.

Dan di tengah rendahnya kepercayaan publik terhadap praktik birokrasi, aksi itu justru menambah panjang daftar kecurigaan masyarakat terhadap integritas aparat negara.

(*****)