Pemda Kabupaten Kepulauan Tanimbar Gelar Pangan Murah Jelang Idul Fitri dan Paskah 2026

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 18 Maret 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Pemda Kabupaten Kepulauan Tanimbar Gelar Pangan Murah Jelang Idul Fitri dan Paskah 2026

Tanimbar, TribunNusantara.web.id | Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar menggelar operasi pangan murah menjelang perayaan Idul Fitri dan Paskah 2026. Kegiatan yang diinisiasi Dinas Pertanian dan Pangan ini berlangsung di halaman kantor dinas setempat, Selasa, 17 Maret 2026.

Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar, Juliana Ch. Ratuanak, membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa penyediaan pangan yang terjangkau merupakan bagian dari tanggung jawab negara kepada warga.

“Pangan adalah kebutuhan dasar manusia dan menjadi hak setiap orang untuk mendapatkannya,” kata Ratuanak, merujuk pada amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan.

Menurut dia, pemerintah daerah berupaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, terutama menjelang hari besar keagamaan yang kerap diikuti lonjakan permintaan. Intervensi melalui pasar murah menjadi salah satu instrumen untuk menahan gejolak harga di tingkat konsumen.

Program ini juga dimaksudkan untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah agar tetap mampu memenuhi kebutuhan pokok. Sejumlah komoditas seperti beras, gula, minyak goreng, dan telur dijual dengan harga di bawah pasar.

Namun Ratuanak menekankan, upaya menjaga ketahanan pangan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Partisipasi masyarakat dinilai penting, terutama dalam mendukung produksi dan distribusi pangan lokal.

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan ini dihadiri sejumlah pejabat daerah, termasuk anggota DPRD, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Brampi Moriolkousu, pimpinan organisasi perangkat daerah, serta perwakilan perusahaan energi INPEX Masela Ltd..

Pasar pangan murah tersebut rencananya akan digelar secara berkala selama periode menjelang hari raya, seiring dengan upaya pemerintah daerah menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.