Pemerintah Kota Ambon Gerak Cepat, Kirim Bantuan Kemanusiaan Lintas Kabupaten untuk Korban Musibah di Patahuwe Seram Bagian Barat

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 16 September 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Pemerintah Kota Ambon Gerak Cepat, Kirim Bantuan Kemanusiaan Lintas Kabupaten untuk Korban Musibah di Patahuwe Seram Bagian Barat

AMBON,Tribun-nusantara.web.id. Pemerintah Kota Ambon menunjukkan aksi nyata kepedulian antardaerah dengan menyalurkan bantuan logistik darurat kepada warga terdampak musibah di Desa Patahuwe, Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB). Langkah cepat ini diambil langsung atas instruksi Walikota Ambon, Bodewin Wattimena, tak lama setelah pelaksanaan Rapat Paripurna di Kantor DPRD Kota Ambon.

Kepala Dinas Sosial Kota Ambon, drg. Wendy Pelupessy, M.Kes, mengungkapkan bahwa proses koordinasi hingga eksekusi pengiriman bantuan berjalan sangat singkat demi memastikan logistik segera sampai ke tangan warga yang membutuhkan.

"Saat Rapat Paripurna, Pak Walikota meminta saya segera berkoordinasi dengan Kadis Kominfo untuk membawa bantuan dari Pemkot Ambon ke basudara di Patahuwe, Taniwel. Siangnya, kami langsung dipanggil secara khusus untuk mematangkan rencana tersebut. Perintah turun hari Senin, dan pada hari Selasa, bantuan langsung kami kawal menuju lokasi," ujar Wendy saat diwawancarai di Aula Pemkot Ambon, Rabu (16/9/2026).

Perjalanan tim kemanusiaan Pemkot Ambon menuju lokasi bencana tidaklah mudah. Tim bertolak dari Kota Ambon pada hari Selasa jam 11.00 WIT siang dan baru tiba di Patahuwe pada pukul 18.00 WIT malam setelah menempuh perjalanan darat dan menyeberangi laut."Kami sempat memperkirakan bisa mengejar kapal feri jadwal jam 9 malam untuk kembali ke Ambon. Namun karena medan yang jauh, kami baru tiba di Pelabuhan Waipirit hampir setengah 12 malam, dan baru tadi pagi saya bersama teman-teman tim kembali tiba di Ambon," cerita Wendy mengenai perjuangan tim di lapangan.

Pemkot Ambon membawa sejumlah bahan pokok esensial yang saat ini menjadi kebutuhan paling mendesak bagi para pengungsi, di antaranya:

-Beras: 2 Ton

-Mie Instan (Sarimie): 100 Karton

-Ikan Kaleng: 20 Karton (Total 1.000 kaleng, dengan rincian 50 kaleng per karton)

-Minyak Kelapa: 20 Karton (Total 240 liter, dengan rincian 12 liter per karton)

-Gula Pasir: 100 Kilogram

Bantuan ini menjadi sangat berharga karena menurut pengakuan Ibu Camat setempat, Pemkot Ambon merupakan pemerintah kabupaten/kota pertama di Maluku yang datang langsung membawa bantuan ke wilayah tersebut. Warga setempat mengaku sangat terharu karena Pemerintah Kota Ambon tetap menaruh perhatian dan memiliki hati untuk membantu meski wilayah mereka berada di luar administrasi Kota Ambon.

Musibah ini berdampak berat bagi warga Patahuwe. Tercatat ada 29 rumah warga yang terdampak, mengakibatkan lebih dari 200 jiwa kehilangan tempat tinggal dan saat ini harus mengungsi serta ditampung di wilayah Taniwel.

Dalam kunjungannya, Kadis Sosial Wendy Pelupessy juga menyampaikan pesan penguatan dari jajaran pimpinan jajaran Pemkot Ambon."Ini adalah wujud rasa kepedulian dan kecintaan dari Pak Walikota kepada masyarakat di Patahuwe. Walaupun kita di Ambon tidak terdampak langsung, kita merasa ada bersama-sama dengan mereka. Ini adalah musibah yang tidak diinginkan siapapun, tetapi warga harus tetap sabar, kuat, dan tetap tersenyum. Kemarin saat kami mau pamit pulang ke Ambon, warga sempat meminta foto bersama dan semuanya tersenyum," ungkap Wendy haru.

Sebagai bentuk apresiasi, masyarakat Patahuwe menitipkan salam hormat dan doa terbaik bagi jajaran pimpinan Pemerintah Kota Ambon, khususnya kepada Walikota Bodewin Wattimena, Wakil Walikota Eli Toisutta, dan Sekkot Ambon Robert Sapulette, agar senantiasa sukses dalam menjalankan seluruh tugas, amanah, dan tanggung jawab memimpin masyarakat.

(H.R)