PEMKAB MIMIKA PERKUAT IDENTITAS BUDAYA: DINAS PARIWISATA GELAR FGD PENYUSUNAN DAN PEMUTAKHIRAN PPKD

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 05 September 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

PEMKAB MIMIKA PERKUAT IDENTITAS BUDAYA: DINAS PARIWISATA GELAR FGD PENYUSUNAN DAN PEMUTAKHIRAN PPKD

Tribun-nusantara.web.id. Budaya Bukan Sekadar Warisan, tetapi Kekuatan Masa Depan Mimika

MIMIKA, PAPUA TENGAH  Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga, melindungi, dan mengembangkan kekayaan budaya daerah.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan, Pemutakhiran dan Penetapan Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) Kabupaten Mimika.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam program Pengelolaan Kebudayaan yang Hidup dan Berkembang di Tengah Masyarakat, khususnya dalam mendukung pelestarian nilai-nilai budaya, adat istiadat, tradisi, seni, bahasa, serta berbagai bentuk ekspresi budaya yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Kabupaten Mimika.

FGD ini diharapkan menjadi ruang bersama bagi pemerintah, tokoh adat, tokoh masyarakat, pelaku seni dan budaya, akademisi, komunitas kreatif, serta seluruh pemangku kepentingan untuk menyatukan gagasan dalam merumuskan arah pembangunan kebudayaan Mimika.

-PPKD Jadi Fondasi Pembangunan Kebudayaan Mimika

Penyusunan dan pemutakhiran Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) merupakan langkah strategis untuk memetakan potensi, permasalahan, tantangan, serta kebutuhan kebudayaan yang ada di Kabupaten Mimika.

Melalui dokumen PPKD, pemerintah diharapkan memiliki data dan arah kebijakan yang lebih kuat dalam menentukan program pembangunan kebudayaan ke depan.

Tidak hanya berbicara tentang pelestarian budaya masa lalu, PPKD juga menjadi instrumen penting untuk memastikan bahwa kebudayaan dapat terus hidup, berkembang, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Budaya harus menjadi kekuatan pembangunan. Budaya harus menjadi identitas. Dan budaya harus mampu membuka peluang ekonomi kreatif bagi generasi muda Mimika.

Masyarakat dan Pelaku Budaya Menjadi Pusat Pengelolaan Kebudayaan

Pemerintah Kabupaten Mimika menempatkan masyarakat dan para pelaku budaya sebagai bagian utama dalam proses pengelolaan kebudayaan.

Sebab, kebudayaan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat.

Para tokoh adat, seniman, budayawan, komunitas budaya, generasi muda, hingga masyarakat pemilik tradisi menjadi sumber utama dalam menjaga keberlangsungan identitas budaya daerah.

Melalui kegiatan ini, berbagai aspirasi dan gagasan masyarakat diharapkan dapat dihimpun sebagai bahan penting dalam penyusunan serta pemutakhiran PPKD Kabupaten Mimika.

-Mimika Kaya Budaya, Harus Dijaga untuk Dunia

Kabupaten Mimika dikenal memiliki kekayaan budaya yang luar biasa. Keberagaman suku, bahasa, adat istiadat, seni tradisional, nilai-nilai kearifan lokal, serta warisan budaya masyarakat menjadi aset berharga yang harus dijaga bersama.

Di tengah perkembangan globalisasi dan perubahan zaman, pelestarian kebudayaan menjadi tantangan yang tidak bisa diabaikan.

Generasi muda harus dilibatkan agar warisan budaya tidak hanya menjadi cerita masa lalu, tetapi tetap hidup dalam kehidupan masa kini dan masa depan.

Kebudayaan Mimika bukan hanya milik masyarakat Mimika, tetapi merupakan bagian dari kekayaan budaya Indonesia yang memiliki nilai penting untuk diperkenalkan kepada dunia.

-Dari Mimika untuk Indonesia dan Dunia

Melalui penyusunan, pemutakhiran, dan penetapan Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah, Pemerintah Kabupaten Mimika berharap pembangunan kebudayaan dapat dilakukan secara terarah, berkelanjutan, dan berbasis pada kekuatan masyarakat.

FGD ini menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga warisan leluhur.

Dengan kebijakan yang tepat dan partisipasi masyarakat yang kuat, kebudayaan Mimika diharapkan tidak hanya tetap bertahan, tetapi juga berkembang menjadi kekuatan baru dalam sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

MIMIKA MENJAGA BUDAYA, MIMIKA MERAWAT IDENTITAS, DAN MIMIKA MEMPERKENALKAN KEKAYAAN PAPUA KEPADA INDONESIA DAN DUNIA.

PENULIS: M.G.FAKAUBUN

Editor: HALIMA REHATTA