Penunjukan Ulwan Talaohu Jadi Plt Kepala BPJN Maluku Diapresiasi, PMPI: Preseden Baik Penguatan SDM Daerah

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 31 Agustus 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Penunjukan Ulwan Talaohu Jadi Plt Kepala BPJN Maluku Diapresiasi, PMPI: Preseden Baik Penguatan SDM Daerah

AMBON,Tribun-nusantara.web.id. Langkah strategis Kementerian Pekerjaan Umum menunjuk *Muhammad Ulwan Talaohu, S.T., M.T.* sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku menuai respons positif. Penunjukan ini dinilai menjadi preseden baik bagi penguatan sumber daya manusia berbasis kewilayaan.

Apresiasi salah satunya datang dari Dewan Pimpinan Wilayah Persatuan Mahasiswa Pecinta Tanah Air (DPW PMPI) Provinsi Maluku. Organisasi kepemudaan itu menilai kehadiran Ulwan di pucuk pimpinan BPJN Maluku sangat tepat karena memadukan dua faktor kunci untuk percepatan infrastruktur di wilayah kepulauan.

Ketua DPW PMPI Maluku, *Risman Soulissa*, mengatakan karakteristik geografis Maluku yang terdiri dari 11 kabupaten/kota memiliki kompleksitas kewilayahan yang sangat spesifik. Sebagai wilayah kepulauan, tantangan geologi dan konektivitas antarpulau menuntut pemahaman teknis yang mendalam secara lokal.

"Dengan kehadiran Pak Ulwan selaku putra daerah, beliau akan jauh lebih memahami titik-titik krusial persoalan jalan dan jembatan di Maluku. Dampak positifnya, roda organisasi di balai langsung bekerja tancap gas tanpa memerlukan waktu adaptasi yang lama," ujar Risman kepada pers di Ambon, Senin (31/8/2026).

Menurut catatan PMPI, karier birokrasi Ulwan tidak didapatkan secara instan. Ia membangun rekam jejak dengan dedikasi tinggi di lingkungan Direktorat Jenderal Bina Marga.

Sebelum menjabat Plt Kepala BPJN Maluku, Ulwan lama mengasah kemampuan manajerial dan teknis sebagai *Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Kasatker PJN) Wilayah I Provinsi Maluku*. Kematangan kepemimpinannya juga teruji saat ditugaskan lintas wilayah ke Provinsi Maluku Utara sebagai Kasatker PJN I untuk memperkuat jaringan jalan di "Bumi Kieraha".

"Berbagai urusan taktis dan strategis yang dilaksanakan pada periode tersebut menjadi bagian dari pengalaman profesional yang berharga dalam mengelola kegiatan pembangunan serta penanganan infrastruktur jalan dan jembatan," tambah Risman.

PMPI menilai, di tingkat nasional perdebatan penempatan pejabat pusat di daerah kerap berbenturan dengan isu efektivitas di lapangan. Karena itu, penunjukan Ulwan di BPJN Maluku bukan sekadar pemenuhan aspek kompetensi akademis dan penerimaan luas di internal Kementerian PU serta publik lokal.

Lebih dari itu, figur Ulwan dinilai menjadi simbol kebangkitan sekaligus pembuktian bahwa SDM lokal memiliki kapasitas setara untuk memimpin instansi vertikal negara.

"Kepemimpinan yang berakar pada pemahaman daerah itu kemudian akan mampu membawa konektivitas jalan dan jembatan di wilayah strategis berbasis kepulauan ini ke level positif demi mendongkrak pertumbuhan ekonomi kawasan ini," tandas Risman.

Menutup pernyataannya, Risman mengajak seluruh elemen masyarakat sipil di Maluku untuk mendukung kepemimpinan Ulwan di Balai Jalan.

"Kami mengajak semua pihak untuk hentikan segala upaya yang melemahkan kepemimpinan beliau di Balai Jalan. Sebagai putra daerah, mari kita berikan kesempatan untuk beliau mengabdi untuk Maluku," tutupnya. 

(H.R)