Penyidikan Kapal Meledak di Sungai Pawan Disorot, IWO Ketapang Pertanyakan Transparansi Aparat
Penyidikan Kapal Meledak di Sungai Pawan Disorot, IWO Ketapang Pertanyakan Transparansi Aparat
Ketapang,Tribunnudantara-web.id – Penanganan kasus kapal yang meledak dan terbakar di Sungai Pawan, Kabupaten Ketapang, yang menewaskan dua orang awak kapal, menuai sorotan dari kalangan jurnalis. Proses penyidikan yang dinilai minim informasi kepada publik memunculkan berbagai pertanyaan terkait perkembangan penanganan perkara tersebut.
Ketua Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO) DPD Kabupaten Ketapang, Mustakim, menilai sikap tertutup aparat dalam memberikan keterangan kepada media dapat memicu spekulasi di tengah masyarakat. Menurutnya, hingga saat ini belum ada penjelasan resmi yang memadai mengenai penyebab ledakan, status hukum kapal, maupun perkembangan penyidikan yang sedang berlangsung.
“Kasus ini menyangkut hilangnya nyawa manusia. Publik berhak mengetahui sejauh mana proses penegakan hukum berjalan. Ketertutupan informasi justru berpotensi menimbulkan berbagai asumsi dan dugaan di masyarakat,” ujar Mustakim.
Insiden tragis tersebut terjadi di perairan Sungai Pawan dan mengakibatkan kapal terbakar hebat hingga menewaskan dua awak kapal. Namun, hingga kini aparat penegak hukum belum menyampaikan secara terbuka hasil penyelidikan awal maupun kemungkinan adanya pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.
IWO Ketapang menegaskan bahwa keterbukaan informasi merupakan bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum. Menurut Mustakim, transparansi diperlukan agar masyarakat memperoleh kepastian mengenai proses hukum yang sedang berjalan.30/05/2026
“Ketika informasi sulit diperoleh dan perkembangan kasus tidak disampaikan secara jelas, wajar jika muncul berbagai pertanyaan dari masyarakat. Karena itu, kami meminta agar penyidik memberikan penjelasan yang proporsional dan terbuka sesuai koridor hukum,” katanya.
Peristiwa ini juga menjadi perhatian karena terjadi di kawasan Sungai Pawan yang merupakan jalur strategis aktivitas pelayaran dan distribusi logistik menuju sejumlah kawasan industri, termasuk wilayah Pulau Penebang. Kondisi tersebut membuat publik berharap penyelidikan dilakukan secara menyeluruh, profesional, dan dapat dipertanggungjawabkan.
IWO DPD Kabupaten Ketapang mendesak Polres Ketapang untuk segera menyampaikan perkembangan penyidikan kepada masyarakat guna mencegah berkembangnya spekulasi serta menjaga kepercayaan publik terhadap proses penegakan hukum.
Agustami.








































Komentar via Facebook