Perkuat Sinergi Pemuda Dan Pemerintah Pemuda Muhammadiyah Maluku Tenggara Bertemu Gubernur Maluku
Langgur, TribunNusantara.web.id | 11 Maret 2026 - Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Maluku Tenggara melakukan pertemuan silaturahmi dengan Gubernur Maluku di sela kunjungan kerja gubernur di Langgur, Rabu, 11 Maret 2026. Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog antara organisasi kepemudaan dan pemerintah daerah mengenai percepatan pembangunan di wilayah Maluku Tenggara.
Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Maluku Tenggara, Rahmat H. Reliubun, menyatakan organisasinya berkomitmen mendukung visi dan misi Pemerintah Provinsi Maluku dalam mendorong pembangunan daerah, khususnya di wilayah pinggiran.
Menurut Rahmat, pertemuan itu juga dimanfaatkan untuk menyampaikan sejumlah aspirasi strategis yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi lokal, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di Maluku Tenggara.
“Kami mengapresiasi perhatian Bapak Gubernur terhadap masyarakat Maluku Tenggara. Namun kami juga berharap ada percepatan pembangunan infrastruktur strategis, khususnya rencana revitalisasi Pasar Elat serta pembangunan jembatan penghubung Rumah Dian–Dian Darat untuk membuka akses desa-desa pesisir,” kata Rahmat.
Dalam pertemuan tersebut, Pemuda Muhammadiyah Maluku Tenggara menyampaikan beberapa usulan utama kepada Pemerintah Provinsi Maluku.
Pertama, mendorong dukungan pemerintah provinsi terhadap rencana revitalisasi Pasar Elat. Bagi Pemuda Muhammadiyah, pasar tidak hanya berfungsi sebagai tempat transaksi ekonomi, tetapi juga sebagai pusat aktivitas ekonomi rakyat yang perlu dikelola secara modern dan layak guna menampung potensi komoditas lokal Maluku Tenggara.
Selain itu, organisasi kepemudaan tersebut juga meminta dukungan pemerintah provinsi terhadap kelanjutan pembangunan jalan Trans Kei Besar serta pembangunan jembatan Rumah Dian–Dian Darat guna memperkuat konektivitas antarwilayah.
Kedua, terkait stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Pemuda Muhammadiyah menyatakan kesiapannya menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga kondisi sosial yang kondusif. Menurut mereka, pembangunan infrastruktur harus berjalan seiring dengan terciptanya stabilitas sosial agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Pemuda Muhammadiyah juga mengusulkan agar program pemberdayaan pemuda berbasis komunitas dapat dikembangkan di Maluku Tenggara. Program tersebut dinilai penting untuk meminimalkan potensi kriminalitas serta gesekan sosial di tingkat masyarakat.
Ketiga, organisasi ini menyoroti pentingnya penguatan pendidikan vokasi. Pemuda Muhammadiyah mengusulkan agar kurikulum pendidikan vokasi disesuaikan dengan kebutuhan industri serta potensi daerah, sehingga mampu mencetak tenaga kerja lokal yang kompetitif.
Mereka juga meminta dukungan Pemerintah Provinsi Maluku, khususnya melalui Dinas Pendidikan, agar turut memperjuangkan usulan revitalisasi sejumlah SMA dan SMK di Maluku Tenggara ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Beberapa sekolah di wilayah tersebut dinilai membutuhkan perbaikan sarana dan prasarana yang sudah tidak layak.
Gubernur Maluku menyambut positif berbagai aspirasi yang disampaikan. Ia menilai masukan dari organisasi kepemudaan seperti Pemuda Muhammadiyah penting sebagai bentuk kontrol sosial sekaligus kemitraan strategis dalam mengawal program pembangunan daerah.
Pertemuan tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk terus memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi kepemudaan dalam mengawal agenda pembangunan di Kabupaten Maluku Tenggara agar berjalan efektif dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.








































Komentar via Facebook