Pesan Damai Yoan Clarce Yotlely di SMA Karas: Jangan Terprovokasi Hoaks, Fokuslah pada Belajar
Fakfak, TribunNusantara.web.id | Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Fakfak dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Yoan Clarce Yotlely, mengunjungi SMA Negeri Karas pada Selasa (2/9).
Kehadirannya di dampingi anggota Polsek Karas dan Babinsa Malakuli Koramil Karas serta disambut hangat oleh pihak sekolah, aparat keamanan, serta para siswa yang antusias mendengarkan pesan kebangsaan darinya.
Dalam kunjungan itu, Yoan menyinggung situasi nasional yang akhir-akhir ini diwarnai dengan maraknya aksi demonstrasi di berbagai kota besar di Indonesia.
Tak sedikit dari aksi tersebut berujung ricuh, bahkan memicu tindakan anarkis hingga penjarahan.
Ia menegaskan, kondisi demikian harus menjadi pelajaran berharga bagi generasi muda di Fakfak agar tidak mudah terprovokasi.
“Kita bersyukur, Kabupaten Fakfak masih dalam keadaan aman dan damai. Itu semua karena kita cinta damai, dan harus terus kita jaga bersama,” ujar Yoan di hadapan para siswa.
Ia juga mengingatkan agar para pelajar lebih berhati-hati dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial. Menurutnya, berita hoaks kerap menjadi pemicu kegaduhan yang merugikan banyak pihak.
“Kalau ada yang mencoba memprovokasi dengan menyebar berita bohong, tugas anak-anak hanyalah belajar dan mengejar prestasi. Jangan sampai terpengaruh hal-hal negatif yang justru bisa merugikan diri sendiri,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Yoan menyampaikan harapan agar para siswa menanamkan nilai kebersamaan dan semangat menjaga Fakfak tetap damai. Ia mengingatkan kembali semboyan daerah, Satu Tungku Tiga Batu, yang menjadi simbol persatuan masyarakat Fakfak.
“Anak-anakku, mari kita jaga persaudaraan, cintai tanah kita, dan fokuslah pada pendidikan. Karena masa depan Kabupaten Fakfak ada di tangan generasi muda yang berilmu,” pungkasnya.
Kunjungan wakil rakyat tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi para siswa. Pesan yang ia sampaikan bukan hanya sekadar imbauan, melainkan ajakan untuk bersama-sama menjaga perdamaian, mengedepankan ilmu, dan menjauhkan diri dari provokasi yang bisa merusak masa depan.
Writter : Den








































Komentar via Facebook