Pimpinan Sidang Musda KNPI Maluku Tenggara Tegaskan Seluruh Tahapan Berjalan Sesuai AD/ART Organisasi

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 04 Juli 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Pimpinan Sidang Musda KNPI Maluku Tenggara Tegaskan Seluruh Tahapan Berjalan Sesuai AD/ART Organisasi

Pimpinan Sidang Musda KNPI Maluku Tenggara Tegaskan Seluruh Tahapan Berjalan Sesuai AD/ART Organisasi

Langgur Tribunnusantara-web.id – Pimpinan Sidang Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Kabupaten Maluku Tenggara yang juga Ketua PC PMII Maluku Tenggara, Pandi Jamlean, menegaskan bahwa seluruh proses persidangan Musda telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan organisasi dan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KNPI.

Pernyataan tersebut disampaikan Pandi sebagai respons atas berbagai polemik yang berkembang pasca pelaksanaan Musda yang menghasilkan kepengurusan baru KNPI Maluku Tenggara.04/07/2026

Menurutnya, seluruh keputusan yang diambil dalam forum merupakan hasil mekanisme organisasi yang sah dan berdasarkan kesepakatan peserta Musda.

"Semua mekanisme yang kami laksanakan mengacu pada peraturan organisasi serta Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga KNPI. Tidak ada satu pun tahapan yang keluar dari koridor konstitusi organisasi," tegas Pandi Jamlean.

Ia menjelaskan bahwa dirinya dipercaya memimpin jalannya persidangan bukan atas kehendak pribadi, melainkan berdasarkan mandat dan kesepakatan forum yang kemudian didelegasikan serta mendapat legitimasi dari DPD KNPI Provinsi.

"Saya memimpin sidang karena diberikan kepercayaan melalui kesepakatan forum. Amanah tersebut kemudian didelegasikan sesuai mekanisme organisasi dengan tetap berpedoman pada AD/ART KNPI," ujarnya.

Pandi menegaskan bahwa setiap keputusan yang lahir dalam Musda memiliki dasar hukum organisasi yang jelas sehingga tidak dapat dipandang sebagai keputusan yang dibuat secara sepihak.

"Seluruh tahapan telah berlangsung secara terbuka, melalui forum resmi, dan berdasarkan aturan organisasi. Karena itu, hasil Musda harus dihormati sebagai keputusan konstitusional yang lahir dari mekanisme organisasi," katanya.

Ia berharap polemik yang berkembang tidak lagi memecah persatuan pemuda di Maluku Tenggara. Menurutnya, saat ini seluruh elemen kepemudaan sebaiknya menghormati hasil forum dan bersama-sama mendukung kepengurusan baru KNPI agar dapat menjalankan program kerja demi kepentingan pemuda daerah.

"Musda telah selesai. Saatnya seluruh elemen pemuda menghormati keputusan forum dan bersatu membangun KNPI Maluku Tenggara yang lebih baik," tutup Pandi Jamlean.

Editor: Bruce Elang