Polwan Bhabinkamtibmas Turun Langsung Dampingi Kader Kesehatan, Balita dan Ibu Hamil Jadi Fokus Pemantauan di Desa Welahan
Polwan Bhabinkamtibmas Turun Langsung Dampingi Kader Kesehatan, Balita dan Ibu Hamil Jadi Fokus Pemantauan di Desa Welahan
JEPARA Tribunnusantara-web.id — Di tengah tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sosok Polwan Bhabinkamtibmas Desa Welahan, Brigpol Fetty Margita Sari, menunjukkan wajah humanis kepolisian dengan turun langsung mendampingi kader kesehatan memantau kondisi balita dan ibu hamil di wilayah binaannya, Selasa (26/05/2026).
Langkah nyata ini menjadi bukti bahwa menjaga masyarakat tidak hanya soal keamanan, tetapi juga menyentuh persoalan kesehatan dan masa depan generasi bangsa.
Dalam kegiatan sambang tersebut, Brigpol Fetty ikut mendampingi Monitoring Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang menyasar rumah-rumah warga yang memiliki Balita, Batita, hingga Ibu Hamil (Bumil). Kegiatan rutin bulanan itu dilakukan untuk memastikan tumbuh kembang anak serta kondisi kesehatan ibu hamil tetap terpantau dengan baik.
Tak sekadar hadir, Polwan Bhabinkamtibmas ini juga terlibat langsung membantu kader kesehatan mengukur berat badan, tinggi badan, sekaligus memberikan edukasi penting tentang pemenuhan gizi seimbang bagi keluarga.
Upaya tersebut menjadi bagian dari gerakan bersama mencegah stunting yang hingga kini masih menjadi ancaman serius bagi tumbuh kembang anak.
“Kehadiran kami bukan hanya menjaga kamtibmas, tetapi juga memastikan program kemanusiaan dan kesehatan berjalan baik. Ibu hamil sehat dan balita sehat adalah investasi masa depan bangsa,” ujar Brigpol Fetty di sela kegiatan.
Pendekatan humanis yang dilakukan Brigpol Fetty mendapat apresiasi dari warga dan kader kesehatan Desa Welahan. Kehadiran polisi di tengah aktivitas sosial masyarakat dinilai memberi rasa aman sekaligus motivasi bagi warga untuk lebih peduli terhadap kesehatan keluarga.
Tak hanya fokus pada kesehatan, Brigpol Fetty juga memanfaatkan momen sambang untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat. Ia mengajak warga menjaga kebersihan lingkungan, memperkuat kepedulian sosial, dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan di lingkungan masing-masing.
Sinergi antara kepolisian dan tenaga kesehatan ini dinilai menjadi contoh nyata pelayanan terpadu yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dari tingkat bawah.
Di tengah berbagai tantangan sosial saat ini, kehadiran polisi yang aktif mendampingi program kesehatan masyarakat menjadi potret bahwa Polri tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sahabat dan pelindung masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
Hani K








































Komentar via Facebook