PPK Johanis Hukygah : Rehabilitasi Pelabuhan Dawelor Sesuai Kontrak, Tak Ada Pembengkakan di Luar Perencanaan
Maluku Barat Daya, TribunNusantara.web.id | Rehabilitasi Pelabuhan Dawelor senilai Rp17,2 miliar menuai sorotan setelah muncul pemberitaan yang mempertanyakan perubahan proyek dan dugaan pembengkakan anggaran. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Johanis Hukygah angkat bicara. Ia menegaskan, seluruh pekerjaan dilaksanakan berdasarkan dokumen perencanaan resmi dan tidak menyimpang dari kontrak.
“Kegiatan ini dikerjakan sesuai hasil studi konsultan perencana. Anggaran dan item pekerjaan yang dilaksanakan di lapangan telah mengacu pada dokumen tersebut,” ujar Johanis dalam klarifikasi tertulis yang diterima, pekan ini.
Menurut dia, proyek Tahun Anggaran 2024 itu secara spesifik mencantumkan rehabilitasi causeway sebagai lingkup pekerjaan utama. Dalam dokumen kontrak, kata Johanis, tidak terdapat item pekerjaan perbaikan trestle sebagaimana disebut dalam sejumlah pemberitaan.
“Item pekerjaan yang tertuang dalam kontrak kerja adalah rehabilitasi causeway. Tidak ada pekerjaan perbaikan trestle. Fokus kami memperbaiki causeway yang telah rusak serta pembuatan kubus beton sebagai bagian dari struktur pengaman,” katanya.
Causeway merupakan akses penghubung utama menuju dermaga yang berfungsi menopang mobilitas barang dan penumpang. Kerusakan pada bagian ini dinilai berisiko mengganggu aktivitas pelabuhan dan keselamatan pengguna. Karena itu, rehabilitasi dilakukan berdasarkan hasil kajian teknis untuk memastikan struktur kembali layak dan aman.
Fano membantah adanya perubahan pekerjaan yang berdampak pada pembengkakan anggaran di luar perencanaan. Ia menegaskan, nilai proyek telah disusun berdasarkan kebutuhan riil di lapangan sesuai hasil survei dan perhitungan teknis konsultan perencana.
“Semua tahapan mengikuti mekanisme pengadaan dan pengawasan sebagaimana diatur dalam ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Klarifikasi ini disampaikan untuk meluruskan informasi yang berkembang di ruang publik. Ia berharap masyarakat memperoleh gambaran utuh mengenai proyek tersebut, termasuk batasan lingkup pekerjaan yang memang sejak awal difokuskan pada rehabilitasi causeway, bukan pada struktur trestle.
Proyek rehabilitasi ini diharapkan dapat memperpanjang usia layanan Pelabuhan Dawelor serta menunjang aktivitas ekonomi masyarakat pesisir yang bergantung pada kelancaran akses transportasi laut.








































Komentar via Facebook