PUSKESMAS MUN BANGKIT: BANGUNAN DIPERKUAT, PELAYANAN KESEHATAN WARGA JADI PRIORITAS
PUSKESMAS MUN BANGKIT: BANGUNAN DIPERKUAT, PELAYANAN KESEHATAN WARGA JADI PRIORITAS
Kapus Helena Renuw: Terima Kasih atas Dukungan Pemda, DPRD dan Dinas Kesehatan — Kami Tetap Melayani Tanpa Pandang Bulu
MALUKU TENGGARA Tribunnusantara-web.id — Semangat pelayanan kesehatan masyarakat di Puskesmas Mun, Kabupaten Maluku Tenggara, terus diperkuat. Setelah sebelumnya kondisi bangunan kantor dan sejumlah fasilitas pendukung dinilai sudah tidak layak, dukungan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara memberikan harapan baru bagi jajaran tenaga kesehatan untuk menjalankan tugas pelayanan secara lebih optimal.26/9/26
Kepala Puskesmas Mun, Helena Renuw, A.Md.Kep, bersama seluruh jajaran menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Maluku Tenggara atas bantuan dan perhatian yang diberikan terhadap kebutuhan fasilitas Puskesmas Mun.
Menurut Helena, dukungan tersebut bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi menjadi bagian penting dalam menunjang pelaksanaan tugas tenaga kesehatan yang setiap hari berhadapan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Bupati Maluku Tenggara. Bantuan ini sangat berarti bagi kami dalam menjalankan tugas mulia memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Helena.»
Ia juga menyampaikan doa dan harapan agar Bupati Maluku Tenggara senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, serta kelancaran dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan daerah.
Apresiasi yang sama disampaikan kepada Ketua DPRD Kabupaten Maluku Tenggara, Wakil Bupati Maluku Tenggara, serta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara yang dinilai turut memberikan dukungan terhadap penguatan fasilitas pelayanan kesehatan di wilayah tersebut.
Bangunan Diperbaiki, Semangat Pelayanan Tidak Boleh Surut
Helena menjelaskan bahwa kondisi bangunan kantor maupun perumahan yang digunakan untuk menunjang pelayanan sebelumnya sudah tidak layak. Dengan adanya dukungan pemerintah, fasilitas tersebut kini dapat kembali dibangun dan diperkuat sehingga lebih menunjang aktivitas para tenaga kesehatan.
Bagi jajaran Puskesmas Mun, pembenahan fasilitas tersebut harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan.
Sebab, fasilitas yang layak merupakan salah satu unsur penting untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan mendukung tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Namun demikian, Helena menegaskan bahwa keterbatasan fasilitas pada masa sebelumnya tidak boleh menjadi alasan untuk mengurangi semangat pengabdian.
Kapus bersama seluruh staf Puskesmas Mun tetap optimistis menjalankan tugas dan tanggung jawab pelayanan kesehatan kepada seluruh warga, tanpa membedakan latar belakang, status sosial maupun kondisi ekonomi.
Pelayanan Kesehatan Adalah Hak Masyarakat
Komitmen tersebut sejalan dengan prinsip dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, yang menempatkan kesehatan sebagai bagian dari hak masyarakat serta mengatur tanggung jawab pemerintah dalam penyelenggaraan kesehatan.
Penyelenggaraan pelayanan kesehatan juga harus memperhatikan prinsip aman, bermutu, terjangkau, nondiskriminatif, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Dalam konteks pelayanan tingkat pertama, keberadaan Puskesmas memiliki posisi strategis karena menjadi salah satu pintu utama masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan dasar.
Karena itu, penguatan sarana dan prasarana Puskesmas bukan hanya persoalan pembangunan gedung, tetapi berkaitan langsung dengan kemampuan negara menghadirkan pelayanan kesehatan hingga ke tingkat masyarakat.
Hal tersebut juga sejalan dengan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, yang menegaskan kewajiban penyelenggara pelayanan publik untuk memberikan pelayanan yang berkualitas sesuai dengan asas penyelenggaraan pelayanan publik.
Dari Gedung yang Layak Menuju Pelayanan yang Lebih Kuat
Jajaran Puskesmas Mun berharap perhatian pemerintah terhadap fasilitas kesehatan dapat terus berlanjut, termasuk terhadap kebutuhan tenaga kesehatan, sarana medis, obat-obatan, fasilitas pendukung serta peningkatan kapasitas pelayanan.
Helena menegaskan bahwa seluruh jajaran Puskesmas Mun akan menjaga kepercayaan yang telah diberikan pemerintah dan masyarakat.
Gedung boleh diperbaiki, fasilitas boleh diperkuat, tetapi inti perjuangan Puskesmas tetap sama: memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak, cepat, manusiawi dan tanpa pandang bulu.
“Harapan kami, dengan fasilitas yang semakin baik, semangat seluruh tenaga kesehatan juga semakin kuat untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” demikian Helena.
Editor: Bruce Elang








































Komentar via Facebook