Rafael Taorekeyau Sah Pimpin KNPI Mimika Periode 2026–2029, Musda Diwarnai Dinamika Berakhir Aklamasi
Rafael Taorekeyau Sah Pimpin KNPI Mimika Periode 2026–2029, Musda Diwarnai Dinamika Berakhir Aklamasi
Timika Tribunnusantara-web.id – Setelah melalui perdebatan panjang, interupsi, dan dinamika yang cukup tajam di arena Musyawarah Daerah (Musda) DPD II Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Mimika, Rafael Taorekeyau akhirnya ditetapkan sebagai Ketua DPD II KNPI Kabupaten Mimika periode 2026–2029 secara aklamasi.
Penetapan tersebut dilakukan pada Kamis dini hari (2/7/2026) setelah Steering Committee (SC) menyelesaikan proses verifikasi terhadap lima bakal calon yang mendaftarkan diri sebagai calon Ketua KNPI Mimika.
Berdasarkan hasil verifikasi, SC menetapkan Rafael Taorekeyau sebagai satu-satunya calon yang dinyatakan memenuhi syarat. Sementara empat bakal calon lainnya dinyatakan gugur karena berbagai alasan administratif, mulai dari batas usia yang tidak sesuai ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KNPI, kelengkapan dokumen yang tidak memenuhi persyaratan, hingga keterlambatan pendaftaran.
Meski sempat diwarnai ketegangan dan berbagai interupsi dari peserta forum, Musda akhirnya berhasil mencapai keputusan yang mengakhiri seluruh tahapan pemilihan.
Ketua Karateker DPD II KNPI Kabupaten Mimika, Arden C. Temorubun, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pemuda Mimika atas dinamika yang terjadi selama pelaksanaan Musda.
Menurut Arden, perbedaan pendapat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses demokrasi di tubuh organisasi kepemudaan.
"Segala sesuatu ada prosesnya. Dinamika yang terjadi merupakan bagian dari pembelajaran demokrasi. Kini Ketua KNPI Mimika telah terpilih dan saatnya seluruh pemuda kembali bersatu dalam satu semangat kebersamaan membangun Kabupaten Mimika sebagai honai bersama," ujarnya.
Hal senada disampaikan Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD I KNPI Provinsi Papua Tengah, Simon Petrus Pekei. Ia mengapresiasi seluruh Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) yang tetap mengikuti proses hingga Musda menghasilkan keputusan.
Menurut Simon, hasil Musda selanjutnya akan dibawa ke DPD I KNPI Provinsi Papua Tengah untuk diproses menjadi Surat Keputusan (SK) sebagai dasar pelantikan pengurus baru.
"Perbedaan pandangan adalah hal yang lumrah dalam organisasi. Namun Musda telah selesai. Kini seluruh elemen pemuda harus kembali berada di bawah payung persatuan. Kami berharap Ketua KNPI terpilih, Bung Rafael Taorekeyau, mampu merangkul seluruh OKP di Kabupaten Mimika tanpa membedakan kelompok maupun kepentingan," katanya.
Terpilihnya Rafael Taorekeyau sekaligus menandai berakhirnya rangkaian proses Musda yang dalam beberapa pekan terakhir menjadi perhatian publik karena diwarnai berbagai dinamika dan perbedaan pandangan di internal organisasi.
Kini, harapan besar tertuju kepada kepengurusan baru agar mampu mengakhiri polarisasi yang sempat terjadi serta menjadikan KNPI sebagai rumah bersama seluruh pemuda Mimika.
Penulis: Gunawan F
Editor: Bruce Elang








































Komentar via Facebook