Rakor Lintas Sektoral Operasi Lilin Salawaku 2025 Digelar, Polres Maluku Tenggara Petakan Potensi Kerawanan Nataru
Rakor Lintas Sektoral Operasi Lilin Salawaku 2025 Digelar, Polres Maluku Tenggara Petakan Potensi Kerawanan Nataru
Malra, Tribunnusantara-web.id Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Polres Maluku Tenggara menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Lilin Salawaku 2025, Kamis (18/12/2025) pagi.
Kegiatan tersebut berlangsung sejak pukul 08.00 WIT bertempat di Ruang VIP Makodim 1503/Tual, Kelurahan Ohoijang Watdek, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara, dan melibatkan seluruh unsur terkait lintas sektor.
Rakor dipimpin langsung oleh Kapolres Maluku Tenggara AKBP Rian Suhendi, S.Pt., S.I.K, didampingi Dandim 1503/Tual Letkol Inf Andi Agus Salim, S.I.P, serta dihadiri perwakilan TNI, pemerintah daerah, BUMN, instansi teknis, tokoh agama, dan unsur pengamanan lainnya.
Petakan Titik Rawan Konflik dan Laka Laut
Dalam paparannya, Kapolres Maluku Tenggara menyampaikan bahwa Operasi Lilin Salawaku 2025 difokuskan pada pencegahan gangguan kamtibmas, keselamatan masyarakat, serta kelancaran aktivitas selama perayaan Natal dan Tahun Baru.
Beberapa titik rawan konflik yang menjadi perhatian antara lain wilayah Pemda, Pokarina, Mangga Dua, Ohoibun, Karang Tagepe, Lampu Merah, Watdek, Perumnas, hingga Wearsten.
Selain itu, potensi rawan kecelakaan laut juga dipetakan di sejumlah perairan seperti Perairan Tanimbar Kei, Pulau Ut, Pulau Warbal, serta Perairan Kei Besar.
Tak hanya itu, kawasan wisata seperti Goa Hawang, Pantai Ngurbloat, Pantai Ngiarwarat, Pantai Elaar, Air Evu, hingga Air Terjun Harangur juga masuk dalam perhatian pengamanan karena diprediksi mengalami lonjakan pengunjung.
Pos Pengamanan dan Kesiapan Satgas
Kapolres Malra menjelaskan bahwa dalam Operasi Lilin Salawaku 2025 akan didirikan 3 Pos Pengamanan, 3 Pos Pelayanan, dan 3 Pos Terpadu, dengan dukungan sejumlah satgas, di antaranya Satgas Preemtif, Preventif, Gakkum, Humas, TIK, Dokkes, Logistik, dan Propam.
Stok BBM, Listrik, hingga Kesiapsiagaan Bencana
Rakor juga diisi dengan paparan dari instansi terkait PT Pertamina Cabang Tual memastikan ketersediaan stok BBM dalam kondisi aman per 18 Desember 2025, di antaranya Pertalite 2.183 KL, Pertamax 1.019 KL, Bio Solar B40 1.998 KL, Kerosene 689 KL, serta Avtur 767 KL.
Sementara PLN Maluku Tenggara menyampaikan kesiapan aset kelistrikan dan langkah pemeliharaan guna memastikan pasokan listrik tetap stabil selama Nataru.
Dinas Pemadam Kebakaran menegaskan kesiapan personel dan sarana prasarana dalam menghadapi potensi ancaman kebakaran maupun non-kebakaran, serta pentingnya koordinasi lintas sektor.
Dari sisi cuaca dan keselamatan, BMKG Tual memaparkan potensi bencana hidrometeorologi dan kondisi laut, sedangkan Basarnas Tual menyampaikan rencana siaga SAR khusus Nataru, termasuk lokasi, personel, dan alutsar yang disiapkan.
Wujud Sinergi Lintas Sektor
Rangkaian Rakor ditutup sekitar pukul 09.15 WIT.
Seluruh pihak sepakat memperkuat sinergi lintas sektoral demi menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif bagi masyarakat Maluku Tenggara selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Operasi Lilin Salawaku 2025 diharapkan menjadi momentum pelayanan terbaik aparat kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga keamanan, keselamatan, dan kenyamanan bersama.
( Evav)








































Komentar via Facebook