Rapat Koordinasi Forkopimda Kabupaten Paniai Tentang Pendoropan Militer Tanpa Pengetahuan Pemerintah Daerah

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 01 Oktober 2025

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Rapat Koordinasi Forkopimda Kabupaten Paniai Tentang Pendoropan Militer Tanpa Pengetahuan Pemerintah Daerah

Papua Tengah, TribunNusantara.web.id | Menurut Wakil Ketua Komisi I DPRK Kabupaten Paniai, Melianus Yatipai SH, Menegaskan bahwa perlunya miss kordinasi komunikasi yang baik antara hierarki pemerintah daerah antara pemerintah pusat, Hari, Senin. 29/09/25, bertempat Kantor Bupati Paniai, beralamat Jl. Perkantoran Madi Enarotali distrik Paniai Timur.

Yatipai Menyoroti bebera hal Saat, rapat kordinasi Forkopimda, Kabupaten Paniai Sehingga perlu melandaskn kemampuan menterjemahkan karakter rakyat, menterjemahkan kondisi geografis, mampu menterjemahkan mental dan fisik serta psikologis dan fesifik rakyat kabupaten Paniai, karena Rakyat adalah fundamental bagi Negara, oleh karena itu kami DPRK Paniai tidak mau mengulangi lagi terjadi Paniai berapa kembali lagi.

Menurut wakil ketua komisi I DPRK Kabupaten Paniai, Melianus Yatipai SH menyatakan bahwa pada tahun 1996 Paniai berdarah, tahun 1980 Paniai berdarah juga kemudian itu 8 Desember 2014 juga terjadi hal yang sama adalah pelanggaran HAM berat yang menjadi isu internasional.

Lanjut Yatipai, Terkait melaksanakan tugas malam hari adalah bertentangan dengan budaya mee, Moni, wolani, auze, amukme dan Dani sehingga beroperasi malam membuat rakyat Paniai traumatis dan menggangu mental dan psikologis sehingga saya batasi ujarnya.

Kemudian itu tentang pengawalan pendidikan dan kesehatan menurut kami DPRK Paniai bawah kesehatan dan pendidikan pemerintahan sebelumnya telah berpikir sebelum nya, karena Paniai mempunyai tujuh titik pendidikan dan tuju titik kesehatan,hal ini Paniai menjadi contoh yang terbaik buat kabupaten-Kabupaten yang lain, oleh karena itu kami tidak membutuhkan kontribusi waktu tenaga harta atau alkes dari pihak lain.

Kemudian itu terkait dengan tempat penampungan keamanan dan tertahan negara cukup dapil 2 di Paniai barat dapil 3 di aradide dan dapil 1 ada di enaroo madi dan Bibida oleh karena itu DPRK Paniai telah sediakan tempat sehingga tidak di perbolehkan penambahan tempat penampungan lagi.

Kemudian itu terkait dengan hal itu wakil ketua komisi I DPRK Kabupaten Paniai, Melianus Yatipai, SH, Kami ucapkan terima banyak karena negara kesatuan Republik Indonesia masih aman dari isu isu global yang menjadi kepentingan ekonomi dll karena semua yang menjadi lembaga lembaga tertinggi selalu menjaga kedaulatan dan keutuhan negara kita.
Sehingga sejauh ini aman terkendali.
 

Sumber      : Melianus Yatipai
Kontributor : Jeri P Degei