Rasyid Buka RAT XVIII CU Ain Hov Ain, Dorong Ekonomi Lokal Jadi Tumpuan Kesejahteraan

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 01 Maret 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Rasyid Buka RAT XVIII CU Ain Hov Ain, Dorong Ekonomi Lokal Jadi Tumpuan Kesejahteraan

Langgur, TribunNusantara.web.id | Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Kabupaten Maluku Tenggara, Rasyid, mewakili Bupati Maluku Tenggara, secara resmi membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) XVIII Credit Union Ain Hov Ain (CU AHA) Tahun Buku 2025, Sabtu, 28 Februari 2026.

Pembukaan rapat yang berlangsung di Aula Grand Vilia Hotel, Langgur, itu ditandai dengan pemukulan gong. Rasyid berdiri diapit Ketua CU AHA RD Carolus Jamrevaw dan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Maluku Tenggara Umar Hanubun. Sejumlah anggota dari Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual memenuhi ruangan, bersama unsur pemerintah daerah, rohaniwan, dan pemerhati koperasi.

Dalam sambutan tertulis Bupati Muhammad Thaher Hanubun yang dibacakan Rasyid, ditegaskan bahwa Rapat Anggota Tahunan bukan sekadar agenda formal organisasi. RAT, kata dia, merupakan forum tertinggi dalam tata kelola koperasi dan credit union.

“Di dalam RAT inilah pertanggungjawaban pengurus disampaikan, evaluasi dilakukan, serta arah kebijakan ke depan dirumuskan secara demokratis dan transparan,” demikian kutipan sambutan bupati.

Ia mengingatkan, prinsip tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian yang menempatkan anggota sebagai pemilik sekaligus pengguna jasa. Dalam struktur koperasi, suara anggota bukan pelengkap, melainkan penentu arah.

Mengusung tema “Meningkatkan Kesejahteraan Anggota melalui Pengembangan Potensi Ekonomi Lokal”, forum tahun ini diarahkan pada penguatan basis ekonomi masyarakat. Pemerintah daerah menilai potensi lokal di Langgur dan wilayah Kabupaten Maluku Tenggara cukup beragam—mulai dari perikanan, pertanian, perkebunan, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah.

Menurut Hanubun, credit union memiliki posisi strategis sebagai lembaga keuangan berbasis anggota. Akses permodalan yang lebih ramah, edukasi keuangan, serta pendampingan usaha menjadi kunci agar anggota tidak sekadar meminjam, tetapi juga bertumbuh.

“Jika dikelola dengan baik dan penuh integritas, credit union dapat menjadi motor penggerak ekonomi rakyat yang mandiri dan berkelanjutan,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara, lanjutnya, berkomitmen memperkuat sinergi dengan gerakan koperasi dan credit union. Kolaborasi itu diarahkan pada pemberdayaan UMKM, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pengembangan usaha berbasis potensi unggulan daerah.

Di tengah dinamika ekonomi yang belum sepenuhnya stabil, forum seperti RAT menjadi ruang konsolidasi sekaligus refleksi. Di sana, laporan keuangan diuji, program kerja dikritisi, dan harapan anggota dirumuskan menjadi keputusan bersama.

RAT XVIII CU Ain Hov Ain diharapkan tak berhenti pada seremonial. Pemerintah berharap keputusan-keputusan yang lahir dari forum tersebut mampu memperkuat fondasi ekonomi anggota dan, pada gilirannya, menopang pembangunan daerah.

“Kiranya RAT ini melahirkan keputusan yang bijaksana demi kemajuan bersama,” demikian pesan penutup bupati.