Raymon Tanser Apresiasi Konsistensi Johannes Rettob: Tetap Tersenyum di Tengah Kritik, Terus Berjuang untuk Mimika

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 20 Agustus 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Raymon Tanser Apresiasi Konsistensi Johannes Rettob: Tetap Tersenyum di Tengah Kritik, Terus Berjuang untuk Mimika

Raymon Tanser Apresiasi Konsistensi Johannes Rettob: Tetap Tersenyum di Tengah Kritik, Terus Berjuang untuk Mimika

MIMIKA Tribunnusantara-web.id  — Kepala Distrik Mimika Timur, Raymon Tanser, S.Sos, menyampaikan apresiasi terhadap komitmen Bupati Mimika, Johannes Rettob, yang dinilai terus memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan masyarakat, baik di bidang keagamaan maupun kegiatan sosial dan pembangunan yang bertujuan mendorong kemajuan Kabupaten Mimika.19/08/2026

Menurut Tanser, dukungan pemerintah daerah terhadap berbagai kegiatan masyarakat merupakan bagian penting dalam membangun kebersamaan serta memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

Ia menilai, perhatian terhadap kegiatan keagamaan, sosial, budaya, maupun kegiatan lain yang memiliki dampak positif bagi masyarakat perlu terus dipertahankan agar pembangunan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga menyentuh kehidupan sosial masyarakat.

“Bapak Bupati selalu memberikan dukungan dan dorongan terhadap berbagai kegiatan yang dilaksanakan masyarakat, baik kegiatan keagamaan maupun kegiatan yang sifatnya membangun. Ini tentu menjadi bagian penting dalam mendorong kemajuan Kabupaten Mimika,” ujar Tanser.

Tanser juga menyampaikan pandangannya mengenai sikap Bupati Johannes Rettob dalam menghadapi berbagai dinamika dan kritik publik. Menurutnya, seorang pemimpin memang tidak dapat terlepas dari kritik, baik kritik yang bersifat membangun maupun kritik yang muncul dari berbagai sudut pandang masyarakat.

Namun, kata Tanser, dirinya melihat Bupati tetap berusaha menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan tenang.

“Kalau saya amati, dalam menghadapi berbagai kritikan, baik maupun buruk, beliau tetap tersenyum dan terus bekerja. Bagi saya, itu menunjukkan bahwa seorang pemimpin harus mampu menghadapi dinamika dan tetap memikirkan kepentingan masyarakat,” ungkapnya.

Tanser menegaskan bahwa kritik terhadap pemerintah merupakan bagian dari proses demokrasi. Karena itu, kritik seharusnya dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki hal-hal yang masih perlu dibenahi sekaligus mempertahankan kebijakan yang dinilai telah memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia berharap seluruh elemen masyarakat Mimika dapat terus membangun komunikasi yang sehat dengan pemerintah daerah, sehingga perbedaan pandangan tidak menjadi penghalang dalam mewujudkan pembangunan yang lebih baik.

“Yang paling penting adalah bagaimana kita bersama-sama membangun Mimika. Pemerintah, masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, pemuda dan seluruh elemen harus mengambil bagian sesuai dengan peran masing-masing,” katanya.

Tanser juga berharap dukungan pemerintah terhadap kegiatan masyarakat dapat terus berlanjut, sehingga berbagai agenda pembangunan dan kegiatan sosial di tingkat distrik maupun kampung dapat berjalan secara berkesinambungan.

Baginya, kemajuan Mimika bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat.

Editor: Bruce Elang