Reformasi Polri Menguat, FPLRM Dorong Komjen Pol Marthinus Hukom Jadi Kapolri: "Putra Maluku dengan Rekam Jejak Teruji"

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 22 Juli 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Reformasi Polri Menguat, FPLRM Dorong Komjen Pol Marthinus Hukom Jadi Kapolri:

Reformasi Polri Menguat, FPLRM Dorong Komjen Pol Marthinus Hukom Jadi Kapolri: "Putra Maluku dengan Rekam Jejak Teruji"

AMBON Tribunnusantara.web.id  – Wacana reformasi kelembagaan Polri yang kembali mengemuka turut memunculkan sejumlah nama perwira tinggi sebagai kandidat kuat untuk menduduki kursi Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri). Di tengah dinamika tersebut, Ketua Umum Forum Penyambung Lidah Rakyat Maluku (FPLRM), Roni Somar, menyatakan dukungannya kepada Komjen Pol. Marthinus Hukom, putra asal Maluku, sebagai figur yang dinilai layak memimpin Korps Bhayangkara.22/07/2026

Roni Somar, yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPD REPDEM Maluku, organisasi sayap PDI Perjuangan, menilai Marthinus Hukom memiliki kapasitas, integritas, serta pengalaman yang mumpuni untuk melanjutkan reformasi Polri menuju institusi yang semakin profesional, modern, dan dipercaya masyarakat.

"Komjen Pol. Marthinus Hukom adalah putra terbaik Maluku yang telah membuktikan dedikasinya kepada bangsa melalui berbagai penugasan strategis. Dengan rekam jejak yang dimiliki, beliau sangat layak dipertimbangkan sebagai Kapolri," ujar Roni Somar.

Menurutnya, kepemimpinan Polri ke depan membutuhkan figur yang tidak hanya memiliki kemampuan manajerial, tetapi juga pengalaman lapangan dalam menghadapi berbagai ancaman terhadap keamanan nasional, mulai dari terorisme hingga kejahatan narkotika.

Komjen Pol. Marthinus Hukom merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1991. Sepanjang kariernya, ia dikenal sebagai salah satu perwira terbaik di bidang reserse dan penanggulangan terorisme. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Kepala Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri, Direktur Intelijen Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Kepala Densus 88 AT Polri pada periode 2020–2023, hingga dipercaya memimpin Badan Narkotika Nasional (BNN) RI.

Nama Marthinus Hukom dikenal luas setelah terlibat dalam pengungkapan berbagai kasus terorisme berskala nasional, termasuk operasi terhadap jaringan pelaku Bom Bali I dan II, Bom Hotel JW Marriott, serta pengejaran tokoh teroris Dr. Azahari Husin. Atas dedikasi dan prestasinya dalam menjalankan tugas, ia juga pernah menerima penghargaan berupa kenaikan pangkat luar biasa.

Roni Somar berharap proses penentuan Kapolri dilakukan secara objektif dengan mengedepankan rekam jejak, integritas, dan kemampuan kepemimpinan.

"Bangsa ini membutuhkan Kapolri yang mampu menjaga profesionalisme institusi, memperkuat penegakan hukum yang berkeadilan, serta menjawab tantangan keamanan yang semakin kompleks. Komjen Pol. Marthinus Hukom memiliki modal kuat untuk menjalankan amanah tersebut," tegasnya.

Hingga kini, pemerintah belum mengumumkan secara resmi calon Kapolri. Penetapan Kapolri merupakan kewenangan Presiden dengan persetujuan DPR RI sesuai mekanisme yang diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Editor: Bruce Elang