Roberd Sapulette Resmi Dilantik Jadi Sekda Definitif Kota Ambon, Walikota Beri Tugas Berat Pangkas Birokrasi Lambat

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 21 Juli 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Roberd Sapulette Resmi Dilantik Jadi Sekda Definitif Kota Ambon, Walikota Beri Tugas Berat Pangkas Birokrasi Lambat

AMBON,Tribun-nusantara.web.id. Walikota Ambon, Bodewin Wattimena, resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Roberd Sapulette, S.T., M.T., sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ambon definitif. Prosesi pelantikan jabatan Pimpinan Tinggi Pratama ini berlangsung khidmat di Ruang Vlissingen, Balaikota Ambon, Selasa (21/7/2026).

Acara tersebut dihadiri oleh jajaran penting, termasuk Sekda Maluku Sadali Ie selaku Ketua Tim Panitia Seleksi (Pansel), jajaran Forkopimda Kota Ambon, Ketua DPRD Kota Ambon, Kapolresta, Kasdim, Wakil Walikota Ambon, Ketua TP-PKK, serta para pimpinan OPD di lingkup Pemkot Ambon dan Pemprov Maluku.

Dalam sambutannya, Walikota Bodewin Wattimena menegaskan bahwa terpilihnya Roberd Sapulette telah melalui proses seleksi yang sangat ketat, objektif, dan transparan dengan melibatkan ruang masukan dari publik Kota Ambon.

"Kami membuka proses ini setransparan mungkin kepada publik. Terima kasih kepada Tim Pansel dan para kandidat terbaik lainnya seperti Apries Gaspers, Steven Dominggus, dan Ricard Luhukay yang telah berkompetisi dengan sehat," ujar Bodewin.

Sebagai "Panglima Birokrasi" yang baru, Walikota langsung menitipkan lima instruksi tegas dan tugas berat kepada Roberd Sapulette untuk segera dieksekusi:

-Tegakkan Komando Pimpinan: Seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) wajib tunduk dan mengikuti setiap arahan Sekda demi memastikan roda pemerintahan berjalan selaras.

-Kawal 17 Program Prioritas: Sekda diminta segera melakukan konsolidasi guna memastikan target RPJMD dan realisasi APBD Kota Ambon berjalan tanpa hambatan.

-Pangkas Birokrasi Lambat: Walikota mengkritik jalur birokrasi Pemkot yang masih panjang. Sekda diinstruksikan memaksa setiap OPD menyusun Standard Operating Procedure (SOP) pelayanan publik berbasis teknologi yang jelas durasi penyelesaiannya.

-Jadilah Teladan ASN: Sekda harus mampu memosisikan diri sebagai "orang tua" yang mengayomi, profesional, dan memberikan contoh integritas tinggi bagi seluruh aparatur sipil.

Jaga Netralitas: Menjaga netralitas dan harga diri ASN, bukan hanya menjelang momentum politik, melainkan dalam setiap nafas pelayanan harian kepada masyarakat.

"Jabatan Sekda ini adalah perpanjangan tangan untuk merampingkan birokrasi agar lebih responsif dan adaptif. Saya minta segera bekerja cepat," tutup Walikota.

(H.R)