RP: OPD Mimika Jangan Hanya Bergantung pada APBD, Harus Aktif Jemput Dana Pusat
RP: OPD Mimika Jangan Hanya Bergantung pada APBD, Harus Aktif Jemput Dana Pusat
MIMIKA Tribunnusantara-web.id – Demi mempercepat pembangunan dan menjawab berbagai kebutuhan masyarakat yang membutuhkan anggaran besar, RP menyarankan kepada Bupati Mimika agar segera memerintahkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika untuk lebih aktif membangun komunikasi dan melobi kementerian maupun lembaga pemerintah di Jakarta.
Menurut RP, pembangunan daerah tidak bisa hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mimika. Diperlukan upaya serius dari setiap OPD untuk mencari dan memperjuangkan tambahan sumber pendanaan dari pemerintah pusat.
"Saya menyarankan Bupati Mimika segera menginstruksikan seluruh OPD agar aktif membangun jejaring dengan kementerian dan lembaga terkait di Jakarta. Mereka harus datang membawa surat pengantar resmi dari Bupati serta data kebutuhan riil masyarakat Mimika yang membutuhkan dukungan anggaran pusat," tegas RP, Jumat (30/5/2026).
RP menilai, jabatan yang dipercayakan kepada para pimpinan OPD tidak hanya sebatas menjalankan administrasi pemerintahan, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk memperjuangkan kepentingan daerah melalui akses pendanaan dari pemerintah pusat.
"Jangan hanya menunggu APBD setiap tahun. Pimpinan OPD harus memiliki inisiatif, kreativitas, dan kemampuan membangun komunikasi dengan kementerian terkait agar program-program pembangunan di Mimika bisa mendapatkan dukungan anggaran tambahan," ujarnya.
Menurutnya, banyak daerah di Indonesia mampu mempercepat pembangunan karena berhasil membangun hubungan yang baik dengan kementerian dan lembaga pusat sehingga memperoleh berbagai program strategis nasional maupun bantuan pendanaan.
RP juga menyoroti masih minimnya jejaring sejumlah OPD Kabupaten Mimika di tingkat pusat. Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu penyebab banyak peluang pendanaan yang seharusnya bisa diperoleh daerah justru tidak dimanfaatkan secara maksimal.
"Saya melihat masih banyak OPD yang belum memiliki jaringan yang kuat dengan kementerian. Akibatnya mereka hanya bergantung pada APBD. Padahal kebutuhan pembangunan di Mimika sangat besar dan tidak mungkin semuanya dibebankan pada APBD daerah," katanya.
Karena itu, RP berharap seluruh OPD mulai mengubah pola kerja dari sekadar menunggu anggaran menjadi aktif menjemput peluang pendanaan dari pusat dengan menyiapkan proposal yang kuat, data yang valid, serta program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.
"Kalau semua OPD bergerak dan mampu membangun komunikasi yang baik dengan kementerian terkait, maka peluang masuknya dana pusat ke Mimika akan semakin besar. Ini yang harus menjadi tanggung jawab bersama demi percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.
Versi yang lebih layak tegas terstruktur dan layak menjadi pernyataan publik
Editor: Bruce Elang








































Komentar via Facebook