Samaun Dahlan Bidik Lahirnya Tim Pro Liga dari Bupati Cup Futsal Fakfak 2026

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 07 September 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Samaun Dahlan Bidik Lahirnya Tim Pro Liga dari Bupati Cup Futsal Fakfak 2026

Fakfak, TribunNusantara.web.id | Futsal Fakfak tak ingin sekadar menjadi tontonan musiman. Lewat Open Turnamen Futsal Fakfak Futsal Bupati Cup 2026, Pemerintah Kabupaten Fakfak mulai memasang target lebih tinggi: menemukan talenta terbaik yang bisa dipoles menjadi kekuatan futsal hingga level nasional.

Turnamen yang menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-126 Kota Fakfak itu dijadwalkan bergulir mulai 5 Oktober 2026. Kompetisi ini diharapkan tidak hanya menjadi panggung adu gengsi antartim, tetapi juga pintu masuk menuju pembinaan pemain secara berkelanjutan.

Target tersebut bahkan diarahkan hingga level Pro Liga.

Bupati Fakfak Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP., mengatakan Bupati Cup 2026 harus memiliki dampak lebih jauh daripada sekadar menyelesaikan agenda pertandingan.

“Saya sangat menaruh harapan besar dalam pelaksanaan Fakfak Futsal Bupati Cup Tahun 2026 kali ini. Kepada panitia pelaksana, ajang ini tidak hanya menjadi turnamen, tetapi harus mampu melahirkan tim terbaik yang selanjutnya dapat dibina untuk tampil dan mengambil bagian ke tingkat Pro Liga,” kata Samaun saat dikonfirmasi, Senin (7/9/2026).

Menurut dia, kualitas kompetisi juga harus berjalan beriringan dengan karakter para pemain. Karena itu, sportivitas, sikap saling menghargai, dan persaudaraan antarpemain menjadi bagian penting yang tidak boleh ditinggalkan.

“Saya berharap seluruh atlet yang terlibat mampu menjunjung tinggi sikap sportivitas, saling menghargai dan menjaga persaudaraan. Saya yakini ini akan menjadi ajang terbaik di tahun 2026,” ujarnya.

Tiga Wasit Fifa Indonesia

Tak hanya memasang target melahirkan tim berkualitas, panitia juga menyiapkan sentuhan berbeda dalam penyelenggaraan tahun ini.

Tiga wasit berlisensi Fifa Indonesia direncanakan memimpin pertandingan pada babak 16 besar. Kehadiran mereka diharapkan memberikan standar baru dalam pelaksanaan pertandingan sekaligus memperkuat aspek fair play.

Ketua Panitia Pelaksana, Siti Hajar Uswanas, mengatakan rencana tersebut telah dipersiapkan sejak tahap awal. Koordinasi dengan calon wasit juga telah dilakukan dan saat ini tinggal menunggu kepastian teknis.

“Kami telah merencanakan di putaran 16 besar akan dipimpin oleh tiga orang wasit yang berlisensi skala internasional,” kata Siti.

Dia menyebut peluang kehadiran para wasit tersebut cukup besar.

“Mereka pastikan kalau tidak ada halangan berarti 95 persen akan hadir di Fakfak untuk memimpin secara langsung bagi tim yang masuk babak 16 besar tersebut,” lanjutnya.

Bagi panitia, mendatangkan wasit berstandar internasional bukan sekadar untuk memperlihatkan kemewahan sebuah turnamen. Langkah itu sekaligus diharapkan menjadi ruang belajar bagi perangkat pertandingan lokal.

Dengan pengalaman dan standar penilaian yang dibawa para wasit tersebut, wasit lokal bisa mendapatkan referensi langsung mengenai penerapan regulasi dan pengambilan keputusan dalam pertandingan futsal.

“Ini sesungguhnya untuk mendukung semangat sportivitas, kebersamaan dan saling menghargai antar tim. Sekaligus meningkatkan pemahaman dan pengetahuan para wasit lokal sesuai harapan tim yang berlaga dan kita semua para pecinta dan simpatisan olahraga futsal di Kabupaten Fakfak,” jelas Siti.

Bukan Sekadar Turnamen

Sebelum pertandingan dimulai, panitia juga menyiapkan sejumlah agenda untuk membangun atmosfer kompetisi sekaligus membicarakan masa depan futsal Fakfak.

Salah satunya “Ngobrol Dibalik Lapangan” Live Eksklusif Bupati Cup Fakfak 2026, yang dijadwalkan berlangsung Senin (7/9) pukul 20.00 WIT melalui TikTok Official @bupati.cup.fakfak.

Talkshow tersebut akan mengangkat sejumlah isu, mulai sejarah futsal Fakfak, kompetisi, pemain profesional hingga arah masa depan olahraga tersebut di daerah.

Dengan format dan target yang disiapkan, Bupati Cup 2026 diharapkan menjadi lebih dari sekadar kompetisi tahunan. Turnamen ini ditantang menjadi laboratorium pencarian bakat, tempat pemain terbaik ditemukan, dipertemukan, lalu dibina menuju level yang lebih tinggi.

Apalagi, momentum penyelenggaraan turnamen berdekatan dengan perayaan HUT ke-126 Kota Fakfak pada 16 November 2026.

Jika target itu benar-benar diwujudkan, Bupati Cup 2026 bukan hanya soal siapa yang mengangkat trofi. Tantangan terbesarnya justru terletak pada apa yang terjadi setelah turnamen berakhir : apakah dari lapangan futsal Fakfak lahir tim yang mampu menembus panggung nasional.
 

Writter : ASAH | Editor : Den