Serahkan Bansos dan Buka Puasa di Ohoi Letman, Gubernur Hendrik Lewerissa Ajak Warga Jaga Keamanan.

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 10 Maret 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Serahkan Bansos dan Buka Puasa di Ohoi Letman, Gubernur Hendrik Lewerissa Ajak Warga Jaga Keamanan.

Serahkan Bansos dan Buka Puasa di Ohoi Letman, Gubernur Hendrik Lewerissa Ajak Warga Jaga Keamanan.

Langgur, Tribunnusantara-web.id Hendrik Lewerissa menyerahkan bantuan sosial sekaligus mengikuti buka puasa bersama masyarakat Ohoi Letman, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara, Selasa (10/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana Ramadan itu turut dihadiri Muhamad Thaher Hanubun, Wakil Bupati Maluku Tenggara Charlos Viali Rahantoknam, unsur Forkopimda, anggota DPRD Provinsi Maluku, pimpinan dan anggota DPRD Maluku Tenggara, Pelaksana Harian Sekretaris Daerah, para kepala OPD provinsi dan kabupaten, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, serta masyarakat Ohoi Letman.

Dalam sambutannya, Lewerissa menegaskan bahwa kegiatan berbagi bantuan sembako dan buka puasa bersama bukan sekadar agenda rutin pemerintah, melainkan momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antar sesama masyarakat.

“Momentum keagamaan seperti ini memiliki makna penting untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat rasa persaudaraan di antara kita semua sebagai orang basudara,” kata Lewerissa.

Ia juga mengingatkan bahwa ibadah puasa yang telah memasuki hari ke-20 merupakan kesempatan bagi umat Muslim untuk memperbanyak amal kebaikan dan memperkuat nilai keikhlasan, kejujuran, serta kepedulian terhadap sesama.

Menurutnya, bantuan sembako yang disalurkan pemerintah diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan pokok masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.

Efisiensi Anggaran dan Perubahan Pola Pembangunan

Pada kesempatan itu, Gubernur juga menjelaskan kondisi keuangan daerah yang saat ini dipengaruhi kebijakan efisiensi anggaran nasional.

Ia mengungkapkan, setelah dirinya bersama Wakil Gubernur Abdullah Fanani serta para kepala daerah dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025, pemerintah pusat mengeluarkan kebijakan efisiensi belanja melalui Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025.

“Anggaran yang ditransfer ke daerah memang lebih terbatas dibandingkan sebelumnya. Tetapi di sisi lain, banyak program dari kementerian dan lembaga yang langsung masuk ke daerah,” ujarnya.

Sebagai contoh, Lewerissa menyebut program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Pada 2025 Maluku hanya mendapat 81 unit rumah untuk diperbaiki, namun pada 2026 jumlahnya melonjak menjadi 2.998 unit.

Untuk Kabupaten Maluku Tenggara sendiri, pemerintah pusat telah menyiapkan sekitar 200 unit rumah pada tahap pertama, disusul tahap berikutnya.

Selain itu, Maluku juga mendapatkan program pembangunan kampung nelayan dalam jumlah besar serta pembangunan dan renovasi ruang belajar bagi sekolah SMA, SMK, dan SLB.

Proyek Blok Masela Buka Peluang Kerja

Lewerissa juga mengungkapkan bahwa pengembangan proyek energi besar di Maluku akan segera dimulai, yakni pengembangan Blok Abadi Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Proyek tersebut diperkirakan menyerap sekitar 15 ribu hingga 20 ribu tenaga kerja dari berbagai bidang."bebernya.

Ia bahkan mendorong generasi muda Maluku, termasuk dari Maluku Tenggara, untuk mempersiapkan diri mengambil peluang kerja tersebut, salah satunya melalui pelatihan profesi keamanan bersertifikat.

“Tenaga sekuriti yang dibutuhkan nanti jumlahnya juga sangat banyak. Ini peluang bagi anak-anak kita untuk bekerja,” katanya.

Perjuangkan Undang-Undang Daerah Kepulauan

Selain pembangunan ekonomi, Lewerissa juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memperjuangkan pengesahan Undang-Undang Daerah Kepulauan.

Menurutnya, selama puluhan tahun daerah kepulauan seperti Maluku diperlakukan sama dengan daerah daratan dalam perhitungan dana transfer pusat, padahal karakter wilayahnya sangat berbeda.

“Luas daratan Maluku hanya sekitar 6,4 persen, sementara wilayah laut mencapai lebih dari 70 persen. Karena itu kita terus memperjuangkan agar daerah kepulauan mendapat kewenangan dan perhatian yang lebih besar,” jelasnya.

Ia berharap rancangan undang-undang tersebut segera dibahas dan disahkan oleh DPR agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah kepulauan.

Minta Masyarakat Jaga Stabilitas Keamanan.

Di akhir sambutannya,

Gubernur mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas keamanan daerah agar pembangunan dapat berjalan dengan baik.

Ia meminta masyarakat tidak memperbesar persoalan pribadi menjadi konflik komunal yang melibatkan kampung atau kelompok tertentu.

“Kalau ada masalah pribadi, selesaikan sesuai hukum yang berlaku. Jangan kita jadikan masalah orang per orang menjadi masalah kampung,” tegasnya.

Menurut Lewerissa, stabilitas keamanan merupakan kunci utama agar investasi dan pariwisata dapat berkembang di Maluku Tenggara yang dikenal memiliki keindahan alam luar biasa.

“Alam Maluku Tenggara ini sangat indah. Kalau alamnya sudah indah, maka masyarakatnya juga harus menunjukkan sikap yang indah, hidup rukun dan menjaga persaudaraan,” ujarnya.

Kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan bantuan sembako secara simbolis kepada masyarakat Ohoi Letman serta dilanjutkan dengan buka puasa bersama.

 

"Evav"