Simpatisan Bupati Mimika Bantah Isu Dukungan Politik di Musda KNPI: "Jangan Seret Nama Yohanes Rettob untuk Kepentingan Pribadi"
Simpatisan Bupati Mimika Bantah Isu Dukungan Politik di Musda KNPI: "Jangan Seret Nama Yohanes Rettob untuk Kepentingan Pribadi"
Timika Tribunnusantara-web.id – Simpatisan Bupati Mimika, Yohanes Rettob, membantah keras tudingan yang menyebut Bupati Mimika memberikan dukungan kepada kandidat tertentu dalam pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Kabupaten Mimika.03/07/2026
Menurut mereka, narasi yang berkembang tersebut tidak berdasar dan berpotensi menggiring opini publik yang keliru. Simpatisan menegaskan bahwa sikap Bupati Yohanes Rettob sejak awal hanya mendukung agar Musda KNPI berjalan aman, tertib, demokratis, dan menghasilkan kepemimpinan yang mampu menyatukan pemuda Mimika.
"Bupati tidak pernah mengarahkan dukungan kepada calon tertentu. Yang beliau inginkan hanya satu, yakni Musda berjalan lancar tanpa konflik dan tetap menjaga persatuan pemuda," ujar salah satu simpatisan.
Mereka menilai sangat tidak etis apabila ada pihak yang membawa-bawa nama Bupati untuk kepentingan pribadi maupun kepentingan kelompok tertentu. Tindakan tersebut dinilai dapat memperkeruh suasana sekaligus mencoreng nama baik kepala daerah.
"Jangan menjadikan nama Bupati sebagai tameng untuk membangun opini atau memperoleh keuntungan politik. Jika ada kepentingan pribadi, jangan menyeret nama Yohanes Rettob. Itu hanya akan menimbulkan kecurigaan publik dan merusak nama baik Bupati Mimika," tegasnya.
Simpatisan juga meminta kandidat Rafael Taorekeyau (RT) segera memberikan klarifikasi apabila benar terdapat pernyataan yang mengaitkan nama Bupati kepada Ketua Karateker maupun jajaran pengurus KNPI Kabupaten Mimika.
Menurut mereka, klarifikasi diperlukan agar polemik tidak terus berkembang menjadi isu liar yang dapat memicu kesalahpahaman di tengah masyarakat.
"Kami berharap Saudara Rafael Taorekeyau menyampaikan klarifikasi secara terbuka apabila memang ada pernyataan yang mengatasnamakan Bupati. Nama baik Bapak Yohanes Rettob harus dijaga agar tidak terus menjadi bahan perdebatan di ruang publik," katanya.
Di akhir pernyataannya, simpatisan kembali menegaskan bahwa pesan Bupati kepada seluruh pemuda Mimika bukanlah soal memenangkan seseorang, melainkan membangun organisasi kepemudaan yang bermartabat.
"Yang diinginkan Bupati adalah lahirnya pemuda yang memiliki harkat dan martabat, mampu merangkul seluruh elemen kepemudaan, serta bersama-sama membina generasi muda demi kemajuan Kabupaten Mimika yang kita cintai," tutupnya.
Penulis: Gunawan F
Editor: Bruce Elang








































Komentar via Facebook