SINERGI PEMERINTAH DAERAH DAN TNI SEMAKIN KUAT WARNAI KUNJUNGAN DANREM 151/BINAIYA DI MALUKU BARAT DAYA
TIAKUR - MALUKU BARAT DAYA — TRIBUN NUSANTARA.web.id /Hubungan sinergitas antara Pemerintah Daerah dan TNI di Kabupaten Maluku Barat Daya kembali terlihat kuat dalam rangkaian kunjungan kerja Komandan Korem 151/Binaiya, Brigadir Jenderal TNI Raffles Manurung, di sejumlah wilayah perbatasan dan pulau terluar Kabupaten Maluku Barat Daya.
Sejak kedatangan hingga keberangkatan Danrem 151/Binaiya bersama rombongan, dukungan dan koordinasi dari pemerintah daerah, Forkopimda, serta jajaran TNI terlihat berjalan sangat baik dan penuh kekompakan. Kehadiran Danrem disambut hangat oleh unsur pemerintah daerah sebagai bentuk kuatnya sinergi dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pembangunan di wilayah kepulauan dan perbatasan.
Dalam kunjungan kerjanya, Brigjen TNI Raffles Manurung bersama rombongan mengunjungi sejumlah wilayah strategis di Kabupaten Maluku Barat Daya, di antaranya Pulau Moa, Pulau Kisar, Pulau Wetar, Desa Lurang Kecamatan Wetar Utara, serta Desa Ilwaki Kecamatan Wetar Selatan.
Perjalanan menuju wilayah-wilayah perbatasan tersebut berlangsung penuh tantangan dan risiko tinggi. Danrem bersama Dandim 1511/Pulau Moa, Letkol Infanteri Nuriman Siswandi, serta rombongan harus menghadapi cuaca ekstrem dan gelombang laut tinggi saat melakukan perjalanan laut dari Pelabuhan Kisar di Wonreli menuju Pulau Wetar.
Gelombang laut saat itu dilaporkan mencapai ketinggian 4,6 hingga 5,2 meter. Meski kondisi laut cukup berbahaya, rombongan tetap melanjutkan perjalanan menggunakan speedboat Swordfish dengan kecepatan 18 hingga 24 knot demi memastikan seluruh agenda kunjungan kerja di wilayah perbatasan tetap berjalan sesuai rencana.
Terjangan ombak besar, angin kencang, serta cuaca laut yang tidak bersahabat tidak menyurutkan semangat Danrem bersama rombongan. Dengan penuh tekad dan keberanian, mereka tetap melanjutkan perjalanan demi bertemu langsung dengan prajurit yang bertugas di wilayah terluar Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Tidak hanya menghadapi cuaca ekstrem di laut, setibanya di Pulau Wetar rombongan kembali dihadapkan dengan hujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut hingga menyebabkan beberapa ruas jalan mengalami longsor dan dipenuhi lumpur.
Meski kondisi medan sangat berat dan sulit dilalui kendaraan, Danrem bersama rombongan tetap menunjukkan semangat pantang menyerah untuk menerobos medan longsor demi bertemu langsung dengan personel Satgas Pengamanan Pulau Terluar (Pamputer) dan anggota Koramil yang bertugas di wilayah Wetar.
Semangat dan dedikasi yang ditunjukkan Danrem 151/Binaiya bersama rombongan menjadi gambaran nyata komitmen TNI dalam menjaga wilayah perbatasan sekaligus memberikan perhatian langsung kepada prajurit yang berada di garis terdepan penjaga kedaulatan negara.
Selain meninjau Pos Pengamanan Pulau Terluar (Pamputer) Satgas Wetar di Desa Ilwaki dan Koramil setempat, Danrem juga melakukan peninjauan pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih di Desa Lurang sebagai bagian dari program strategis nasional untuk penguatan ekonomi masyarakat.
Kunjungan kerja tersebut tidak hanya menjadi agenda peninjauan wilayah teritorial semata, tetapi juga memperkuat hubungan kerja sama antara TNI dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan nasional di wilayah terluar Indonesia.
Kekompakan antara pemerintah daerah dan TNI terlihat dalam setiap rangkaian kegiatan, baik saat penyambutan, pendampingan peninjauan lapangan, hingga pelepasan keberangkatan Danrem dan rombongan.
Setelah mengakhiri seluruh rangkaian kunjungan kerjanya di Kabupaten Maluku Barat Daya, Danrem 151/Binaiya bersama rombongan bertolak menuju Kota Ambon pada Kamis (14/5/2026) pukul 12.00 WIT menggunakan pesawat komersial Trigana Air IL-430.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Maluku Barat Daya turut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kunjungan kerja Danrem 151/Binaiya beserta rombongan di wilayah Kabupaten Maluku Barat Daya.
Bupati menyampaikan bahwa kehadiran Danrem bersama jajaran TNI memberikan semangat dan energi positif bagi pemerintah daerah maupun masyarakat, khususnya dalam memperkuat pembangunan dan menjaga keamanan wilayah perbatasan.
Menurut Bupati, sinergi antara pemerintah daerah, rakyat, dan TNI merupakan kekuatan besar dalam membangun daerah serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia di wilayah kepulauan dan perbatasan.
“Kami menyampaikan terima kasih atas kunjungan Bapak Danrem bersama jajaran TNI di Maluku Barat Daya. Kehadiran TNI di tengah masyarakat menjadi bukti nyata bahwa negara hadir untuk rakyat. Pemerintah, rakyat, dan TNI apabila bersatu maka akan menjadi kekuatan besar dalam membangun daerah dan menjaga kedaulatan bangsa,” ungkap Bupati.
Bupati juga memberikan pujian terhadap kepedulian Danrem 151/Binaiya yang turun langsung melihat kondisi prajurit, wilayah perbatasan, hingga pembangunan ekonomi masyarakat di daerah terpencil Maluku Barat Daya.
Keberangkatan Danrem dari Maluku Barat Daya menjadi penutup kunjungan kerja perdana Brigjen TNI Raffles Manurung di wilayah perbatasan tersebut yang berlangsung penuh keakraban, sinergi, dan semangat kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, serta seluruh unsur terkait.
Danrem 151/Binaiya juga mengapresiasi dukungan pemerintah daerah serta seluruh pihak yang telah membantu kelancaran kunjungan kerja selama berada di Maluku Barat Daya.
Menurutnya, kerja sama yang baik antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat harus terus dijaga demi memperkuat persatuan serta menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, khususnya di wilayah perbatasan dan pulau terluar.
Kunjungan kerja tersebut sekaligus menjadi simbol kuatnya komitmen bersama antara TNI dan pemerintah daerah dalam membangun Maluku Barat Daya yang aman, maju, dan sejahtera.
(KAREL MOA)








































Komentar via Facebook