SIT Darul Fikri Makassar Jajaki Kerja Sama Sister School dengan Jepang
Jakarta, TribunNusantara.web.id | Sekolah Islam Terpadu (SIT) Darul Fikri Makassar melakukan kunjungan resmi ke kantor Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia di Jalan Taman Pejambon Nomor 6, Jakarta Pusat, Selasa siang, 14 April 2026. Kunjungan tersebut dilakukan untuk menjajaki peluang kerja sama pendidikan internasional, khususnya dengan lembaga pendidikan di Jepang.
Rombongan SIT Darul Fikri Makassar bertemu dengan Muhammad Anis Matta dalam pertemuan yang berlangsung tertutup. Dalam diskusi itu, pihak sekolah memaparkan rencana pengembangan program Sister School antara Dafi School Makassar dan sekolah di Jepang.
Pimpinan Yayasan Darul Fikri Makassar, HM Jafar Shodiq, mengatakan program tersebut dirancang sebagai bagian dari strategi peningkatan mutu pendidikan dan penguatan wawasan global siswa.
“Program ini kami rancang sebagai jembatan pertukaran budaya, peningkatan kompetensi siswa, serta penguatan jejaring pendidikan internasional,” ujarnya dalam keterangan tertulis.
Menurut Jafar, kerja sama Sister School diharapkan dapat mencakup pertukaran pelajar, kolaborasi pengembangan kurikulum, hingga kegiatan akademik dan budaya bersama. Ia menyebut langkah ini sebagai bagian dari komitmen sekolah menghadirkan pendidikan berorientasi global tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan kearifan lokal.
Anis Matta menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menilai kolaborasi lintas negara di bidang pendidikan menjadi salah satu upaya strategis menghadapi tantangan global. “Hasil diskusi ini sangat positif. Kami akan mengarahkan agar pihak sekolah dapat berkoordinasi lebih lanjut dengan atase pendidikan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Jepang,” katanya.
Ia menambahkan, koordinasi dengan perwakilan RI di Jepang diperlukan agar rencana kerja sama dapat berjalan secara terstruktur dan berkelanjutan.
SIT Darul Fikri Makassar berharap dukungan dari Kementerian Luar Negeri dapat mempercepat realisasi program tersebut. Jika terlaksana, kerja sama ini diharapkan membuka peluang lebih luas bagi siswa dan tenaga pendidik untuk terlibat dalam jejaring pendidikan internasional.








































Komentar via Facebook