Songsong Ground Breaking Blok Masela, FMT-M Ambil Sikap Kawal Megaproyek Abadi.
AMBON,Tribun-nusantara.web.id. Forum Masyarakat Tanimbar Maluku (FMT-M) secara resmi menyatakan dukungan penuh terhadap rencana peletakan batu pertama (ground breaking) Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela yang dijadwalkan pada pertengahan Juli 2026. Sikap strategis ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum FMT-M, Jan Atremax Terry, dalam konferensi pers yang digelar di Biz Hotel Ambon, Senin (6/7/2026).
Langkah konkrit ini diambil setelah jajaran dewan pengurus dan dewan pakar FMT-M melakukan audiensi langsung dengan Gubernur Maluku untuk membawa aspirasi masyarakat Tanimbar.
-Penantian 20 Tahun yang Menjadi Kenyataan.
Dalam penyampaiannya, Jan Atremax Terry menegaskan bahwa proyek Blok Masela merupakan anugerah besar setelah melalui proses pergumulan panjang selama lebih dari dua dekade.
"Masyarakat Tanimbar sangat antusias dan berada dalam barisan yang sama untuk menyukseskan momentum bersejarah ini. Ini adalah megaproyek raksasa yang akan menjadi mesin pertumbuhan ekonomi baru," ujar Jan.
FMT-M juga memastikan bahwa dinamika sosial yang sempat terjadi di lapangan telah berhasil dikonsolidasikan. Saat ini, kondisi keamanan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), khususnya di Desa Lermatang sebagai lokasi ground breaking, dipastikan sangat kondusif.
-Hak Ulayat dan Kesiapan SDM Jadi Fokus Utama
Terkait persoalan krusial seperti hak ulayat masyarakat di Desa Lermatang, FMT-M mengapresiasi respons positif dari Gubernur Maluku dan pihak Inpex. Saat ini, sisa pembayaran untuk sekitar 500-an bidang lahan sedang dalam proses penyelesaian.
Gubernur Maluku juga berpesan agar masyarakat Tanimbar tidak hanya menjadi penonton di negeri sendiri. Jan mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk fokus meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) agar dapat menangkap peluang ekonomi besar ini.
Selain isu Blok Masela, dalam audiensi tersebut FMT-M juga menyerahkan proposal penanganan abrasi parah yang melanda 15 desa di KKT. Proposal ini direspons cepat oleh Pemprov Maluku untuk diteruskan ke Dirjen Sumber Daya Air PUPR dan BNPB pusat.
3 Butir Pernyataan Sikap FMT-MDi akhir konferensi pers yang turut dihadiri Ketua Dewan Pembina Drs. Mozes Maiseka dan Ketua Dewan Pakar Drs. Holmes N. Matrutty, M.Si, FMT-M membacakan tiga poin pernyataan sikap resmi:
1.Dukungan Penuh PSN: Memberikan dukungan total terhadap ground breaking Blok Masela di Desa Lermatang demi mendongkrak perekonomian nasional, Provinsi Maluku, dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
2.Seruan Kamtibmas: Mengajak seluruh warga Tanimbar di mana pun berada untuk menjaga situasi tetap kondusif, aman, dan tertib menjelang kedatangan Presiden RI.
3.Pembangunan Berkeadilan: Mendesak agar operasional Blok Masela tetap memegang teguh prinsip berpihak pada rakyat (pro-people), ramah lingkungan (pro-environment), dan adil bagi semua (pro-justice for all).
"Blok Masela adalah blok abadi yang akan menghidupi generasi kita hingga anak cucu ke depan. Mari satukan komitmen, karena kalau bukan kita, siapa lagi?" tutup Jan optimis.
(H.R)








































Komentar via Facebook