Spesialisasi Kunci Birokrasi Berkualitas, Wali Kota Ambon Lantik 52 Pejabat Fungsional, 229 Pejabat Struktural Menyusul

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 28 Agustus 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Spesialisasi Kunci Birokrasi Berkualitas, Wali Kota Ambon Lantik 52 Pejabat Fungsional, 229 Pejabat Struktural Menyusul

AMBON,Tribun-nusantara.web.id. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, secara resmi melantik dan mengambil sumpah janji 52 Pejabat Fungsional di lingkungan Pemerintah Kota Ambon. Upacara berlangsung di Ruang Rapat Vlisingen, Balai Kota Ambon, Jumat (28/8/2026), sebagai langkah konkret mewujudkan birokrasi yang kapabel, berintegritas, dan bebas KKN — sesuai Program Prioritas ke-12 dari 17 agenda utama Pemkot Ambon 2025–2030.

Wali Kota menegaskan, pelantikan ini bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, melainkan strategi menata birokrasi agar setiap urusan ditangani oleh ahlinya.

"Birokrasi adalah motor penggerak pemerintahan. Generalis tetap dibutuhkan, tetapi spesialis juga sangat diperlukan. Jabatan fungsional mulai Ahli Pertama, Ahli Madya, hingga Ahli Utama — setara dengan Eselon IV, III, dan II. Begitu juga yang berbasis keterampilan, dari tingkat Mahir hingga Ahli. Tunjangan tidak berbeda, yang membedakan adalah keahlian dan tanggung jawabnya."

Artinya, setiap persoalan mulai pendidikan, teknologi informasi, hingga bidang teknis lainnya — dapat diserahkan kepada mereka yang memang memiliki keahlian di bidang tersebut.

Sebanyak 52 pejabat fungsional yang dilantik hari ini seluruhnya telah memenuhi syarat teknis dan mendapat pertimbangan positif dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

"Tidak mungkin kita melantik jika tidak memenuhi syarat. Pertimbangan teknis BKN adalah pelindung ASN. Hari ini, 52 orang diakui negara memiliki keahlian dan keterampilan untuk menduduki jabatan fungsional."

Wali Kota mengibaratkan pemerintah sebagai mesin yang kini komponen-komponennya sudah terisi dengan tepat.

"Sekarang mesinnya bagus, bahan bakarnya cukup. Tinggal kita atur kecepatan. Zaman menuntut kita bergerak cepat. Persoalan warga Kota Ambon harus diselesaikan dengan cepat, tepat, dan transparan."

Tiga hal utama yang harus dijalankan bersama seluruh jajaran birokrasi:

-Penyelenggaraan pemerintahan — transparan, responsif, cepat, tidak berbelit-belit

-Pembangunan  tepat sasaran, berkualitas, sesuai prioritas

-Pelayanan publik cepat, jujur, transparan, mudah diakses

"Jika ketiganya berjalan baik, kepercayaan masyarakat kepada pemerintah akan meningkat. Itulah harapan terbesar kita."

"Jabatan, baik struktural maupun fungsional, adalah titipan dari Tuhan. Bukan soal di mana kita berada, melainkan apa yang kita lakukan dengan amanah tersebut. Bekerjalah dengan tulus ikhlas. Hanya dengan ketulusan kita akan mendapatkan berkat Tuhan dan kebaikan bagi sesama."

Wali Kota mengumumkan, setelah peringatan HUT Kota Ambon ke-451 sekitar 10 September 2026, akan dilantik kembali 229 pejabat struktural Eselon III dan IV. Langkah ini menegaskan komitmen Pemkot Ambon dalam menata dan melengkapi jajaran birokrasi secara menyeluruh.

"Selamat kepada 52 pejabat fungsional yang telah dilantik. Mari kita bekerja bersama, memenuhi janji dan target yang telah ditetapkan — demi Kota Ambon yang lebih baik, masyarakat yang sejahtera, dan birokrasi yang dipercaya rakyat."

(H.R)