Spot Selfie Pala Tomandin, Cara Baru Fakfak Merawat Identitasnya

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 10 Februari 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Spot Selfie Pala Tomandin, Cara Baru Fakfak Merawat Identitasnya

Fakfak, TribunNusantara.web.id | Di halaman Kantor Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak kini berdiri sebuah simbol baru: ikon selfie Buah Pala Tomandin. Bentuknya mencolok, menyerupai buah pala khas Fakfak yang selama berabad-abad menjadi saksi perjalanan ekonomi dan budaya masyarakat setempat.

Ikon itu bukan sekadar ornamen. Pemerintah daerah merancangnya sebagai ruang publik sekaligus media promosi yang sederhana, tetapi sarat makna. Setiap foto yang diambil di spot itu diharapkan menjadi cerita kecil yang membawa nama Fakfak melampaui batas wilayahnya.

Bagi masyarakat Fakfak, pala bukan tanaman biasa. Ia adalah warisan leluhur yang telah menghidupi generasi demi generasi, sekaligus penanda identitas daerah yang dijuluki Kota Pala. Dari kebun-kebun tradisional hingga pasar rempah, aroma pala telah lama menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, mengatakan kehadiran ikon tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat identitas komoditas unggulan. Menurut dia, pala memiliki nilai historis, budaya, sekaligus ekonomi yang melekat kuat dalam kehidupan masyarakat.

“Kami ingin setiap orang yang datang ke kantor ini langsung mengenal bahwa Fakfak adalah daerah penghasil pala berkualitas dengan sejarah panjang. Setiap foto di ikon ini bisa menjadi sarana promosi sederhana, tetapi berdampak luas,” kata Widhi.

Ia menegaskan, Pala Tomandin bukan hanya tanaman perkebunan, melainkan investasi masa depan bagi generasi Fakfak. Pemerintah daerah, kata dia, terus mendorong pengembangan komoditas tersebut melalui berbagai program, inovasi teknologi, serta kolaborasi lintas sektor.

Ikon itu pun diharapkan menjadi pengingat bersama bahwa pala adalah wajah Fakfak. Bukan hanya simbol ekonomi, melainkan juga cerminan sejarah, budaya, dan harapan masa depan daerah.

Di tengah arus modernisasi, sebuah ikon sederhana berbentuk buah pala kini berdiri sebagai penanda: bahwa identitas daerah bisa dirawat, dikenang, sekaligus dipromosikan, hanya lewat satu jepretan kamera.
 

Writter : Den