STTIMAS Saumlaki Hidupkan Gairah Karate Tanimbar, Pengurus Karate CUP I 2026 Resmi Dilantik

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 12 September 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

STTIMAS Saumlaki Hidupkan Gairah Karate Tanimbar, Pengurus Karate CUP I 2026 Resmi Dilantik

STTIMAS Saumlaki Hidupkan Gairah Karate Tanimbar, Pengurus Karate CUP I 2026 Resmi Dilantik

SAUMLAKI Tribunnusantara-web.id — Semangat pembinaan olahraga dan pendidikan karakter kembali menggeliat di Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Sekolah Tinggi Teologi Injili Mahkota Sion Saumlaki (STTIMAS) secara resmi melantik Pengurus Kejuaraan Karate CUP I Tahun 2026, Jumat (12/9/2026).

Mengusung tema “Semangat Bushido, Prestasi Gemilang”, kegiatan tersebut menjadi momentum awal bagi STTIMAS untuk ikut mendorong pengembangan olahraga karate sekaligus pembentukan karakter generasi muda di Bumi Duan Lolat.

Pelantikan yang berlangsung di lingkungan Kampus STTIMAS Saumlaki itu dihadiri pimpinan yayasan dan STTIMAS, dosen, mahasiswa, pelatih serta para karateka muda. Antusiasme peserta dan insan olahraga yang hadir menunjukkan bahwa karate masih memiliki ruang besar untuk berkembang di kalangan generasi muda Tanimbar.

Lebih dari sekadar agenda pelantikan kepanitiaan, Karate CUP I 2026 diarahkan menjadi ruang pembinaan, pencarian bakat dan pengembangan mental atlet muda.

Bushido sebagai Pendidikan Karakter

Pendiri Yayasan Solagratia Duan-Lolat Berkei Saumlaki yang menaungi STTIMAS dan SMAKS Saumlaki, Pdt. Yusak Weriratan, S.Th., MA., M.Pd.K., dalam sambutannya menegaskan bahwa filosofi Bushido tidak semata-mata berbicara mengenai kemampuan seorang karateka dalam bertarung.

Menurutnya, nilai utama yang harus dibangun melalui olahraga bela diri adalah disiplin, rasa hormat, kejujuran, keberanian, tanggung jawab dan sikap pantang menyerah.

  “Bushido mengajarkan kita disiplin, hormat kepada lawan, jujur, berani, dan pantang menyerah. Lewat Kejuaraan CUP I ini, kami ingin melahirkan atlet yang tidak hanya kuat di arena, tetapi juga kuat karakternya di tengah masyarakat,” tegasnya.

Pesan tersebut menjadi penting karena olahraga dapat menjadi salah satu instrumen pendidikan nonformal dalam membentuk karakter generasi muda.

Seorang atlet tidak hanya dituntut memiliki kemampuan fisik dan teknik, tetapi juga harus mampu mengendalikan diri, menghormati lawan, menaati aturan serta menerima kemenangan maupun kekalahan secara sportif.

Atas dasar itu, STTIMAS menyatakan komitmennya untuk memberikan dukungan terhadap pembinaan olahraga sebagai bagian dari upaya membentuk generasi muda Tanimbar yang sehat, tangguh, berdisiplin dan memiliki integritas.

Saumlaki Punya Potensi Atlet Muda

Ketua Panitia Pelaksana Karate CUP I 2026 menilai Saumlaki dan wilayah Kepulauan Tanimbar memiliki potensi besar dalam pengembangan atlet karate.

Kejuaraan ini diharapkan tidak berhenti sebagai kompetisi, tetapi menjadi salah satu pintu untuk menemukan talenta-talenta muda yang selama ini belum mendapatkan ruang kompetisi yang memadai.

  “Saumlaki punya banyak potensi. Lewat CUP I ini kami ingin menjaring atlet-atlet terbaik. Siapa tahu, dari sini lahir juara yang bisa mengharumkan nama Tanimbar sampai ke tingkat provinsi dan nasional,” ujarnya.

Harapan tersebut sekaligus menempatkan Karate CUP I 2026 sebagai bagian dari proses pembinaan jangka panjang. Kompetisi di tingkat lokal diperlukan agar atlet memiliki pengalaman bertanding, mental kompetisi dan kesempatan mengukur kemampuan secara sportif.

Pengurus Siap Bekerja

Pelantikan pengurus ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan, penyematan atribut serta pengucapan ikrar pengurus.

Pengurus yang telah dilantik diharapkan segera menjalankan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing, termasuk mempersiapkan aspek teknis, administrasi, peserta, perangkat pertandingan dan kebutuhan penyelenggaraan kejuaraan.

Setelah pelantikan, panitia menyatakan persiapan Karate CUP I 2026 akan segera dimatangkan. Pendaftaran peserta direncanakan dibuka dalam waktu dekat, sementara pelaksanaan pertandingan diagendakan berlangsung di Saumlaki.

Kejuaraan tersebut diharapkan dapat menjadi ruang pertemuan bagi karateka dari berbagai kelompok sekaligus memperkuat semangat persaudaraan melalui olahraga.

Dari Arena Karate untuk Masa Depan Tanimbar

Karate CUP I 2026 pada akhirnya bukan hanya berbicara tentang siapa yang menjadi juara.

Lebih jauh, kegiatan ini membawa pesan bahwa pembangunan generasi muda membutuhkan ruang yang sehat untuk beraktivitas, berkompetisi dan mengembangkan potensi.

Di tengah tantangan generasi muda pada era digital, olahraga dapat menjadi salah satu wadah untuk membangun kedisiplinan, kebersamaan dan rasa percaya diri.

Karena itu, tema “Semangat Bushido, Prestasi Gemilang” diharapkan tidak berhenti sebagai slogan dalam sebuah kejuaraan. Nilai tersebut harus diterjemahkan melalui pembinaan atlet yang konsisten, kompetisi yang sportif dan keberlanjutan program olahraga.

Dari Saumlaki, semangat itu diharapkan melahirkan karateka-karateka muda yang bukan hanya tangguh di atas tatami, tetapi juga memiliki karakter kuat dalam kehidupan bermasyarakat.

Tanimbar membutuhkan generasi yang sehat secara fisik, matang secara mental, kuat dalam karakter dan mampu mengukir prestasi. Karate CUP I 2026 menjadi salah satu langkah awal menuju cita-cita tersebut.

Penulis: JCS

Editor: Bruce Elang