"Sukses Gelar Lasqi Nusantara Fest 2026, Ambon Bersiap Pertahankan Juara Umum di Tingkat Provinsi"

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 31 Agustus 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

AMBON,Tribun-nusantara.web.id. Pelaksanaan Festival Lasqi Nusantara tingkat Kota Ambon Tahun 2026 resmi ditutup dengan khidmat dan meriah di Gedung Islamic Center Waehaong, Minggu (30/8/2026) malam. Event religi yang digelar dalam rangka menyongsong HUT Kota Ambon ke-451 ini tidak hanya sukses menjadi syiar seni budaya, tetapi juga terbukti ampuh menggerakkan roda ekonomi hilir melalui pemberdayaan UMKM lokal.

Ketua DPD Lasqi Nusantara Jaya Kota Ambon, Abas Rumadan, dalam sambutan penutupannya menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak. Ia mengungkapkan bahwa selama tiga hari pelaksanaan festival, perputaran uang khusus di sektor UMKM yang terlibat langsung di area acara mencatatkan angka yang sangat signifikan.

"Alhamdulillah, pelaksanaan Festival Lasqi berjalan lancar selama tiga hari. Berdasarkan laporan panitia, perputaran uang di sektor UMKM selama acara berlangsung mendekati angka Rp100 juta. Ini capaian yang sangat luar biasa," ujar Abas Rumadan disambut tepuk tangan hadirin.

Keterlibatan UMKM ini, lanjut Abas, merupakan komitmen nyata Lasqi dalam mengikuti arahan Walikota dan Wakil Walikota Ambon agar setiap pergelaran event besar wajib menyertakan ruang produktif bagi pelaku usaha kecil. Di tengah situasi efisiensi, strategi ini terbukti efektif menjaga stabilitas ekonomi warga kota tetap berputar.

Pada malam penutupan tersebut, suasana religius terasa kian kental berkat kolaborasi Lasqi Ambon dengan Majelis Taklim Hatrur Alansyor melalui sesi 'Lasqi Bersholawat'. Agenda ini didedikasikan untuk mendoakan keselamatan, kedamaian, kemajuan Kota Ambon, serta keberkahan bagi para pemimpinnya.

Abas juga menyoroti antusiasme tinggi dari para peserta, khususnya kelompok ibu-ibu pengajian yang berkompetisi di kategori Qasidah Ria. Mereka bertahan memberikan penampilan terbaik dan meramaikan panggung festival hingga pukul 01.00 dini hari tanpa kehilangan semangat. Melihat tingginya komitmen dan potensi seni yang ada, DPD Lasqi Kota Ambon berjanji akan terus mendongkrak kualitas festival di tahun-tahun mendatang dengan berbagai inovasi baru. Salah satu langkah konkretnya adalah menaikkan stimulus berupa total hadiah secara bertahap.

"Tahun ini total hadiah yang disiapkan sebesar Rp20 juta. Sebagai bentuk komitmen dan motivasi, insyaallah tahun depan akan kita naikkan menjadi Rp30 juta, dan kita targetkan terus meningkat secara berkala hingga mencapai Rp50 juta pada tahun 2030 mendatang," tegasnya memotivasi peserta.

Kepada para peserta yang berhasil meraih juara di berbagai kategori, termasuk Pop Religi, Abas mengingatkan agar tidak cepat berpuas diri. Tantangan di depan mata akan jauh lebih kompetitif karena mereka harus membawa nama Kota Ambon ke ajang tingkat Provinsi Maluku, bahkan diproyeksikan hingga ke level nasional dan internasional.

"Bagi peraih juara satu, jangan berhenti di sini. Di tingkat provinsi nanti, kalian akan berhadapan dengan utusan terbaik dari kabupaten/kota lain. Maksimalkan latihan dan persiapkan diri dengan matang," imbaunya.

Sementara bagi peserta dan grup pengajian yang belum berhasil mendapatkan juara pada edisi kali ini, ia meminta untuk tetap berjiwa besar dan menjadikan momen ini sebagai bahan evaluasi untuk menyongsong kompetisi tahun depan.

Suksesnya penutupan Lasqi Nusantara Fest 2026 ini juga tercermin dari hadirnya jajaran pejabat penting di wilayah Maluku dan Kota Ambon. Turut hadir langsung dalam acara tersebut Walikota dan Wakil Walikota Ambon bersama jajaran jajaran Pemerintah Kota, Ketua DPW Lasqi Provinsi Maluku, Wakil Ketua DPD Lasqi Kota Ambon, serta Ketua dan Anggota DPRD Kota Ambon. Hadir pula Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon, Kapolresta P. Ambon & PP Lease, Perwakilan Bank Indonesia (BI), Perwakilan OJK Maluku, Kakandepag Ambon, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah, serta para Camat dan Lurah se-Kota Ambon. Dukungan penuh juga mengalir dari mitra strategis seperti Bank Maluku Malut dan PT PLN yang mengawal kelancaran teknis acara hingga selesai.

Acara ditutup secara resmi dengan harapan bahwa momentum festival ini tidak sekadar menjadi ajang kompetisi musiman, melainkan wadah permanen untuk memelihara tali silaturahmi sekaligus merawat kelestarian seni budaya Islam di bumi Manise.

(H.R)