Syukuran Hari Jadi Kemenimpas: Imigrasi Tual Tekankan Reformasi Layanan dan Sinergi Lapas
TUAL, TribunNusantara.com | Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tual menggelar syukuran sederhana namun sarat makna untuk memperingati Hari Jadi pertama Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimpas), Rabu, 19 November 2025. Acara yang berlangsung di aula kantor itu dihadiri Kepala Lapas Kelas IIB Tual, Nur Chalis Nur, bersama jajaran, serta seluruh pejabat struktural dan ASN Kantor Imigrasi Tual.
PLH Kepala Kantor Imigrasi Tual, Mohammad Andy Djunaidi, membuka acara dengan apresiasi atas kehadiran jajaran Lapas. Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena pimpinan kantor sedang menjalankan tugas dinas di Jakarta.
“Puji syukur kita panjatkan kepada Allah SWT. Dengan rahmat-Nya, kita dipertemukan di momentum bersejarah ini—peringatan Hari Jadi pertama Kemenimpas,” ucap Andy Djunaidi.
Dalam sambutannya, Andy menegaskan bahwa peringatan hari jadi perdana kementerian baru tersebut harus menjadi pemantik perubahan, terutama dalam hal peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Pimpinan menaruh harapan besar agar momen ini menjadi energi baru. Kita harus bekerja lebih baik, lebih cepat, dan lebih responsif. Hanya dengan kinerja yang kuat, kita bisa membuat kementerian ini—dan bangsa ini—bangga,” katanya.
Ia mengingatkan seluruh ASN agar tidak lengah dalam menjaga kepercayaan publik. Menurutnya, pelayanan yang mudah, cepat, dan humanis adalah fondasi utama dalam membangun reputasi lembaga.
“Masyarakat harus benar-benar merasakan bahwa kita hadir untuk mempermudah, bukan mempersulit. Pelayanan adalah wajah kita,” tegasnya.
Tumpeng sebagai Penanda Sinergi Baru
Acara berlanjut dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Kepala Lapas Tual Nur Chalis Nur, didampingi Andy Djunaidi. Tradisi sederhana itu menjadi simbol rasa syukur sekaligus komitmen mempererat sinergi antara dua instansi yang kini bernaung di bawah kementerian yang sama.
Potongan tumpeng kemudian dibagikan kepada seluruh undangan, memperlihatkan suasana keakraban dan kekeluargaan yang mencairkan sekat antarinstansi.
Doa, Foto Bersama, dan Ramah Tamah
Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama, sesi foto, dan ramah tamah. Obrolan ringan antarpegawai mewarnai suasana hingga akhir acara, menegaskan bahwa syukuran ini bukan sekadar seremoni, melainkan ruang memperkuat kolaborasi antara Imigrasi dan Lapas di Kota Tual.
Gelaran syukuran berlangsung tertib dan penuh rasa syukur—sebuah langkah kecil menandai perjalanan panjang kementerian baru dalam membangun tata kelola pelayanan publik yang lebih baik.
(BR)








































Komentar via Facebook