Tak Ada Kompromi! Wali Kota Ambon Larang Keras Titip-Menitip di PPDB
Ambon,Tribun-nusantara.web.id. Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kota Ambon dijamin berjalan bersih dan transparan. Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menegaskan tidak ada celah bagi praktik titip-menitip, apalagi yang mengatasnamakan dirinya.
Pernyataan tegas itu disampaikannya saat diwawancara di Balai Kota, Rabu (10/6/2026).
“Prosesnya harus terbuka dan bisa dipertanggungjawabkan. Tidak ada yang boleh pakai nama saya atau siapa pun untuk memasukkan siswa. Kepala sekolah tidak perlu takut: syarat, prosedur, dan zonasi sudah jelas. Yang tidak memenuhi kriteria, jangan diterima begitu saja,” tegasnya.
Ia mengingatkan aturan ini telah disepakati bersama dalam pakta integritas yang ditandatangani semua pihak. “Saya tegaskan sekali lagi: tidak ada titipan dari tim mana pun, apalagi atas nama Wali Kota. Saya tidak mungkin mengurus urusan masuk sekolah. Kepala sekolah tidak perlu mempedulikan omongan yang tidak jelas, karena tidak ada wewenang yang dilimpahkan untuk hal itu,” tambahnya.
Wali Kota juga mengingatkan agar tidak ada upaya rekayasa data, seperti membuat Kartu Keluarga baru semata-mata agar lolos syarat zonasi. “Kalau ada yang ketahuan, segera laporkan untuk ditindaklanjuti. Jangan hanya mengandalkan kabar burung, tunjukkan bukti nyata,” ujarnya.
-Soal TPP PPPK & Pemilihan Sekkot
Selain PPDB, Wali Kota juga menjelaskan dua hal penting lainnya. Terkait pembayaran Tunjangan Kinerja (TPP) bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), ia menegaskan semuanya mengacu pada aturan yang berlaku. “Ada ketentuan masa kerja yang harus dipenuhi dulu sebelum berhak menerima tunjangan, jadi kami jalankan sesuai peraturan,” jelasnya.
Sementara itu, untuk posisi strategis Sekretaris Kota yang sudah memasuki tahap tiga besar, Wali Kota menyatakan sedang mempertimbangkan dengan cermat. “Tiga nama terbaik sudah diserahkan panitia. Saat ini saya sedang mempelajari satu per satu. Nanti ketika keputusan sudah bulat, saya akan panggil wartawan untuk menjelaskan secara terbuka alasan pemilihannya,” pungkasnya.
(H.R)








































Komentar via Facebook