Tak Ingin Pemuda Jadi Penonton,Zuhdi Difinubun Maju Bertarung di Musda KNPI Malra
Tak Ingin Pemuda Jadi Penonton,Zuhdi Difinubun Maju Bertarung di Musda KNPI Malra
LANGGUR Tribunnusantara-web.id — Bakal Calon Ketua DPD KNPI Kabupaten Maluku Tenggara, Zuhdi Difinubun, resmi mengembalikan berkas pendaftaran kepada Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Malra di Caffe Good Day Pemda Langgur, Sabtu (13/6/2026).
Usai menyerahkan berkas, Zuhdi menegaskan bahwa keikutsertaannya dalam kontestasi Ketua KNPI Malra bukan sekadar untuk bertarung memperebutkan jabatan, melainkan sebagai bentuk pengabdian bersama pemuda dan mahasiswa dalam membangun organisasi kepemudaan yang lebih progresif.
"Keikutsertaan saya dalam kontestasi KNPI ini adalah untuk bersama-sama dengan teman-teman pemuda dan mahasiswa mengeksplorasi potensi diri serta menjadikan KNPI sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun Maluku Tenggara yang lebih baik," ujar Zuhdi.
Menurutnya, masih terdapat sejumlah catatan yang menjadi perhatian bersama terkait perkembangan kepemudaan di Maluku Tenggara. Karena itu, ia ingin menghadirkan perubahan dan perbaikan demi melahirkan generasi muda yang lebih siap menghadapi tantangan masa depan.
Siapkan Pemimpin, Bukan Penonton
Zuhdi mengatakan visi besarnya adalah menjadikan KNPI sebagai wadah yang mampu mencetak generasi penerus dengan karakter kepemimpinan yang matang.
"Pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton atau pelengkap dalam setiap proses pembangunan. Mereka harus dipersiapkan menjadi figur-figur pemimpin yang siap melanjutkan estafet kepemimpinan di masa mendatang," tegasnya.
Klaim Kantongi Dukungan Sekitar 20 Organisasi
Dalam kesempatan itu, Zuhdi mengungkapkan bahwa dirinya telah mengantongi dukungan dari sejumlah organisasi kepemudaan dan organisasi mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Cipayung dan Cipayung Plus.
Beberapa organisasi yang disebutkan di antaranya Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Pemuda Muhammadiyah, serta sejumlah organisasi lainnya.
"Kurang lebih sekitar 20 rekomendasi sudah kami dapatkan. Namun komunikasi masih terus berjalan dan tidak menutup kemungkinan akan ada tambahan dukungan lagi," katanya.
KNPI Harus Jadi Laboratorium Pemuda
Zuhdi berharap KNPI Maluku Tenggara dapat menjadi laboratorium bagi pemuda dan mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan, memperkuat karakter kepemimpinan, serta mempersiapkan generasi penerus yang berkualitas.
"KNPI harus menjadi tempat bagi pemuda untuk mengembangkan diri dan mematangkan karakter kepemimpinan sebagai bekal untuk melanjutkan roda pembangunan di masa depan," ujarnya.
Siap Dukung Pemerintah, Tapi Tetap Kritis
Terkait hubungan dengan Pemerintah Daerah, Zuhdi menegaskan bahwa KNPI merupakan mitra strategis pemerintah. Karena itu, organisasi kepemudaan harus mendukung setiap kebijakan yang berpihak pada kepentingan masyarakat.
Meski demikian, ia menegaskan KNPI tidak boleh kehilangan fungsi kontrol sosial.
"Kami akan mendukung setiap kebijakan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Tetapi KNPI juga tidak boleh menutup diri untuk memberikan kritik dan masukan apabila ada kebijakan yang dinilai kurang tepat atau tidak sesuai dengan aturan hukum yang berlaku," tegasnya.
Musyawarah Daerah KNPI Kabupaten Maluku Tenggara sendiri dijadwalkan berlangsung pada 15 Juni 2026 dan diperkirakan akan menjadi momentum penting dalam menentukan arah baru organisasi kepemudaan terbesar di Bumi Larvul Ngabal tersebut.
Editor : Bruce Elang








































Komentar via Facebook