Tali Bendera Putus Saat Upacara HUT RI di KUR Selatan, Siswa SMP Panjat Tiang Selamatkan Merah Putih
Tali Bendera Putus Saat Upacara HUT RI di KUR Selatan, Siswa SMP Panjat Tiang Selamatkan Merah Putih
Kota Tual Tribunnusantara-web.id — Pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan KUR Selatan sempat diwarnai insiden menegangkan. Saat proses pengibaran Sang Merah Putih berlangsung, tali pada tiang bendera tiba-tiba terlepas akibat hembusan angin cukup kencang.
Beruntung, insiden tersebut tidak sampai membuat bendera Merah Putih jatuh menyentuh tanah. Setelah pasukan pengibar bendera (Paskibra) menyelesaikan tugas dan kembali ke posisi semula, seorang siswa SMP Negeri 4 bernama Rangga Bugis dengan sigap mengambil tindakan untuk menyelamatkan bendera.17/08/2026
Atas kesediaannya dan dorongan para dewan guru, Rangga kemudian memanjat tiang bendera untuk mengamankan kain Merah Putih yang masih berada di bagian atas tiang. Aksi tersebut disaksikan peserta dan undangan upacara, termasuk unsur keamanan dari Babinsa dan Polsek KUR Selatan.
Camat KUR Selatan, Mohammad Saleh Seknun, saat dikonfirmasi media ini melalui sambungan telepon, Senin malam sekitar pukul 19.00 WIT, menjelaskan bahwa insiden terjadi secara tiba-tiba ketika angin bertiup cukup deras sehingga menyebabkan tali bendera terlepas.
Menurutnya, keberanian Rangga menjadi bagian penting dalam mencegah bendera kebangsaan jatuh ke tanah.
“Alhamdulillah, bendera dapat diselamatkan dan tidak sampai jatuh ke tanah. Tali kemudian berhasil disambungkan kembali sehingga pelaksanaan upacara dapat berjalan aman dan lancar,” jelas Mohammad Saleh Seknun.
Camat juga menyampaikan apresiasi kepada Rangga atas keberanian dan kepeduliannya terhadap Sang Merah Putih. Sebagai bentuk penghargaan atas jasanya, Camat KUR Selatan memberikan sedekah secara pribadi kepada siswa tersebut.
Insiden ini sekaligus menjadi gambaran bahwa penghormatan terhadap Merah Putih bukan sekadar simbol dalam sebuah upacara. Ketika bendera menghadapi situasi darurat, keberanian seorang pelajar justru tampil menjadi penyelamat kehormatan Sang Merah Putih.
Tindakan Rangga mendapat perhatian dari seluruh peserta upacara. Di tengah suasana peringatan kemerdekaan, keberanian seorang siswa untuk memanjat tiang demi memastikan bendera Republik Indonesia tidak menyentuh tanah menjadi momentum yang sarat makna tentang nasionalisme, tanggung jawab dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Editor: Bruce Elang








































Komentar via Facebook