Thaher Hanubun Tegaskan Komitmen Wujudkan Universal Health Coverage: Maluku Tenggara Menuju Layanan Kesehatan yang Adil dan Berkualitas
Langgur, TribunNusantara.web.id | 7 Oktober 2025 — Di tengah upaya pemerintah memperkuat sistem kesehatan nasional, Bupati Maluku Tenggara, M. Thaher Hanubun, menyerukan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat pencapaian Universal Health Coverage (UHC) di daerah.
Seruan itu disampaikannya saat membuka Forum Komunikasi Pemangku Kepentingan Utama dan Forum Kemitraan Pengelolaan Kerja Sama Fasilitas Kesehatan Tingkat Kabupaten Maluku Tenggara, Selasa (7/10/2025) di Langgur.
Dalam forum yang dihadiri oleh perwakilan BPJS Kesehatan Cabang Ambon, Ketua Komisi II DPRD Maluku Tenggara, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), IDI, rumah sakit, serta puskesmas, Thaher menegaskan bahwa peningkatan pelayanan kesehatan di Maluku Tenggara bukan hanya soal program, tapi soal tanggung jawab moral pemerintah terhadap warganya.
“Kita ingin memastikan setiap warga Maluku Tenggara terlindungi dalam sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Saat ini angka kepesertaan kita baru mencapai 87,05 persen. Target kita jelas: mencapai UHC prioritas agar tidak ada satu pun warga yang tertinggal dari layanan kesehatan,” tegas Thaher dalam sambutannya.
Bupati yang dikenal tegas namun humanis itu menilai forum seperti ini sangat strategis. Ia menyebut, selain memperkuat koordinasi antarinstansi, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi pemerintah daerah dan BPJS untuk menemukan solusi atas kendala operasional di lapangan, termasuk persoalan distribusi fasilitas kesehatan, keterbatasan tenaga medis, hingga optimalisasi pelayanan di wilayah terpencil.
“Kesehatan bukan semata urusan medis, tapi juga soal keadilan sosial. Tugas kita memastikan pelayanan kesehatan dapat diakses dengan mudah, bermutu, dan manusiawi,” ujar Thaher.
Ia juga memaparkan sejumlah tujuan penting dari forum tersebut: membangun kesamaan persepsi mengenai implementasi JKN, memperkuat koordinasi antar pemangku kepentingan, serta memastikan pengelolaan fasilitas kesehatan berjalan efektif dan akuntabel.
Selain itu, forum diharapkan menjadi wadah untuk merumuskan rencana kerja sama strategis, termasuk dalam peningkatan mutu layanan, sarana prasarana, dan kompetensi tenaga kesehatan.
Dalam arahannya kepada seluruh OPD dan mitra teknis, Thaher menekankan pentingnya kemitraan yang solid antara pemerintah daerah dan lembaga pelaksana JKN.
Ia meminta setiap instansi untuk aktif dalam menciptakan inovasi pelayanan, membuka ruang diskusi terbuka, dan melahirkan terobosan kebijakan berbasis kebutuhan masyarakat.
“Mari kita jadikan forum ini sebagai momentum untuk memperkuat kemitraan. Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri. Kesehatan masyarakat adalah tanggung jawab kolektif kita semua,” tandasnya.
Di akhir sambutannya, Bupati membuka secara resmi forum tersebut dengan ucapan
“Bismillahirrahmanirrahim”, disambut tepuk tangan hadirin. Dengan nada optimistis, ia berharap kegiatan ini menjadi langkah awal menuju sistem kesehatan daerah yang lebih inklusif, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan warga.
“Semoga Tuhan Yang Maha Esa meridai langkah kita bersama dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih baik bagi rakyat Maluku Tenggara,” tutupnya.








































Komentar via Facebook