Think Before You Click: Biasakan Jeda 3 Detik Sebelum Klik, Cegah Bahaya Dunia Maya

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 11 Juni 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Think Before You Click: Biasakan Jeda 3 Detik Sebelum Klik, Cegah Bahaya Dunia Maya

Ambon,Tribun-nusantara.web.id. Literasi digital menjadi bekal penting bagi generasi muda agar aman dan cerdas berselancar di dunia maya. Sekolah Citra Kasih menggelar kegiatan bertajuk “Think Before You Click: Mastering Digital Literacy and Privacy in a Cyber World” di aula sekolah, Kamis (11/6/2026). Acara ini bertujuan menanamkan sikap kritis, menjaga privasi, serta membangun etika dalam menggunakan teknologi.

Hadir sebagai narasumber utama, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Kota Ambon, Ronald Lekransy. Ia menekankan prinsip sederhana namun sangat penting: beri jeda tiga detik sebelum mengklik, membagikan, atau merespons informasi apa pun di gawai.

“Kebiasaan berhenti sejenak itu bisa menjadi tameng pertama. Dalam waktu singkat itu, kita bisa memeriksa kebenaran sumber, memastikan apakah informasi itu layak dibagikan, dan memikirkan dampaknya bagi diri sendiri maupun orang lain. Cara ini ampuh menghindari hoaks, penipuan daring, hingga penyalahgunaan data pribadi,” jelasnya.

Lekransy mengingatkan, meski generasi muda sangat melek teknologi, mereka tetap rentan terhadap berbagai ancaman siber — mulai dari perundungan daring, pencurian identitas, hingga paparan konten berbahaya. Oleh karena itu, literasi digital tidak hanya soal pandai mengoperasikan perangkat, tetapi juga mencakup kesadaran akan keamanan, privasi, dan etika bermedia.

Ia menambahkan, upaya ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Ambon dalam membangun sumber daya manusia yang tangguh di era digital. “Kolaborasi antara pemerintah dan sekolah sangat dibutuhkan agar bekal ini tertanam kuat. Kami ingin generasi Ambon tumbuh menjadi pengguna internet yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Pihak sekolah berharap semangat Think Before You Click tidak hanya menjadi slogan, melainkan menjadi kebiasaan sehari-hari para siswa. Tujuannya agar ruang digital tetap menjadi tempat yang aman, sehat, dan bermanfaat bagi semua.

(H.R)