TMMD KE-128 KODIM 1511/PULAU MOA DAN PERSIT BERBAGI BERKAH, TIGA JANDA WIRAUSAHA TERIMA BANTUAN OVEN USAHA

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 09 Mei 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

TMMD KE-128 KODIM 1511/PULAU MOA DAN PERSIT BERBAGI BERKAH, TIGA JANDA WIRAUSAHA TERIMA BANTUAN OVEN USAHA

MOAIN, PULAU MOA - MALUKU BARAT DAYA –TRIBUN NUSANTARA - Web - id /Kepedulian terhadap masyarakat kecil kembali ditunjukkan dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 1511/Pulau Moa. Tidak hanya menghadirkan pembangunan dan pelatihan keterampilan, kegiatan nonfisik TMMD juga diwarnai aksi sosial penuh kepedulian melalui pemberian bantuan oven usaha kepada tiga janda wirausaha di Desa Moain dan Desa Tounwawan, Kabupaten Maluku Barat Daya.

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XXXIX Kodim 1511/Pulau Moa Koorcab Rem 151 PD XV/Pattimura dalam rangka mendukung usaha kecil masyarakat, khususnya perempuan kepala keluarga yang berjuang memenuhi kebutuhan hidup melalui usaha rumahan.

Suasana haru dan penuh syukur terlihat saat bantuan oven usaha tersebut diserahkan kepada tiga penerima manfaat, yakni Ibu Welmince Raku dari Desa Moain, Ibu Yoke Tetrapoik dari Desa Tounwawan, dan Ibu Marthina Topreniwawan yang selama ini menekuni usaha pembuatan kue untuk membantu perekonomian keluarga.

Ketiga perempuan tersebut dinilai sebagai sosok ibu tangguh yang tetap berjuang di tengah keterbatasan demi memenuhi kebutuhan hidup keluarga mereka. Dengan penuh semangat dan kerja keras, mereka terus mempertahankan usaha kecil yang dijalankan sebagai sumber penghasilan sehari-hari.

Melalui bantuan oven usaha tersebut, Persit bersama Satgas TMMD ke-128 berharap usaha rumahan yang dijalankan ketiga ibu tersebut dapat berkembang lebih baik dan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka.

Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Ranting 2 Koramil 1511-01/Tiakur, Kumalasari Sukamto, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Persit bersama Satgas TMMD terhadap para ibu yang tetap berjuang mandiri di tengah keterbatasan ekonomi.

Menurutnya, oven yang diberikan diharapkan dapat membantu para penerima dalam meningkatkan produksi usaha kue dan roti sehingga mampu menambah penghasilan keluarga.

“Kami berharap bantuan ini bisa menjadi penyemangat bagi ibu-ibu untuk terus berusaha dan mengembangkan usaha yang dimiliki. Walaupun sederhana, kami berharap bantuan ini membawa manfaat besar bagi keluarga,” ujar Kumalasari di sela kegiatan.

Ia mengatakan program TMMD bukan hanya membangun infrastruktur desa, tetapi juga berupaya membangun harapan dan kemandirian masyarakat melalui berbagai bentuk pemberdayaan ekonomi.

Kegiatan pemberian bantuan oven tersebut merupakan bagian dari pelatihan pembuatan kue dan roti yang digelar Persit dalam program nonfisik TMMD ke-128 Kodim 1511/Pulau Moa. Dalam pelatihan itu, para peserta dibekali keterampilan mulai dari teknik pembuatan kue hingga pengemasan produk agar memiliki nilai jual lebih baik.

Bagi para penerima bantuan, oven usaha yang diberikan menjadi harapan baru untuk mengembangkan usaha kecil yang selama ini dijalankan secara sederhana dengan keterbatasan peralatan.

Ibu Welmince Raku mengaku terharu dan bersyukur atas perhatian yang diberikan oleh TNI dan Persit kepada masyarakat kecil seperti dirinya.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada bapak-bapak TNI dan ibu-ibu Persit yang sudah membantu kami. Bantuan ini sangat berarti untuk usaha kami ke depan,” ungkapnya penuh haru.

Hal senada juga disampaikan Ibu Yoke Tetrapoik yang berharap bantuan tersebut dapat membantu dirinya meningkatkan produksi kue untuk dijual kepada masyarakat.

Sementara itu, Ibu Marthina Topreniwawan mengaku tidak menyangka dirinya mendapat perhatian dan bantuan langsung dari program TMMD.

“Kami merasa diperhatikan dan didukung. Semoga Tuhan membalas semua kebaikan bapak dan ibu TNI,” katanya.

Program nonfisik TMMD ke-128 Kodim 1511/Pulau Moa sendiri terus diarahkan untuk menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari pelatihan keterampilan, pemberdayaan ekonomi perempuan, hingga bantuan usaha bagi warga kurang mampu.

Melalui kegiatan tersebut, TMMD ke-128 tidak hanya meninggalkan pembangunan fisik di desa, tetapi juga menghadirkan harapan, kepedulian, dan semangat baru bagi masyarakat untuk bangkit dan mandiri secara ekonomi.

(KAREL MOA)