Transformasi Pendidikan IsIam DiEra Teknologi Membangun Generasi Intelektual Dan Spritual Yang Berdampak
Jepara, TribunNusantara.web.id | Dalam rangka transformasi pendidikan IsIam di era teknologi membangun generasi intelektual dan spiritual yang berdampak, Direktorat Jenderal Pendidikan IsIam dengan Fakultas Tarbiyah UIN Sunan Kudus tahun 2025 bersama Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI H Abdul Wachid di aula Astana Hinggil Somosari, kecamatan Batealit, Jumat 14/11/2025
Acara transformasi pendidikan IsIam di era teknologi membangun generasi intelektual dan spritual yang berdampak dimulai pada pukul 15.00 wib sampai selesai itu di hadiri langsung wakil Ketua komisi VIII DPR RI beserta jajarannya, Mahasiswa Unisnu, Mahasiswa Muria Kudus, Yudi Irawan S,Kom,M Kom, Prof Dr H Abdul Rahman, Dr Adri, Toma, Toga, media, Posyandu, PKK dari (Bringin, Bantrung, Bawu) dan tamu undangan lainnya.
Sambutan Dari Universitas Sunan Kudus
Kami yakin setiap lembaga mau besar melakukan kerjasama sinergitas dengan lembaga lainnya supaya bisa berkembang dan di sini kami ada program dokter, lembaga sertifikasi Halal kami siap mendampingi dengan segala pengabdian kepada masyarakat LLP dan juga juga Lembaga penelitian dan ada 18 unggul Sunan Kudus ada jurnal kudus sebagai peringkat pertama, setelah kunjungan dengan Komisi VIII puncaknya 8 april dan Juli turun SKnya proses transformasi sebagai menyiapkan SDM yang unggul
Wakil Ketua komisi VIII DPR RI H Abdul Wachid dari fraksi partai Gerindra puji syukur kepada Allah dengan nikmat sehatnya sehingga kita bisa berkumpul di tempat yang berkah lagi karena kita sudah bersinergi dengan Universitas Muria, Unisnu, Ibu Ibu PKK, Ibu Posyandu di tiga wilayah, desa Bringin, Bantrung dan Bawu dan ini pertemuan yang ke 40 ( empat puluh) kali dan undangan sekitar 200 orang yang datang 230 orang luar biasa antusias masyarakat yang hadir.
Masih kata Wakil Ketua komisi VIII DPR RI dari fraksi Partai Gerindra ini akan kita tingkatkan pertemuan yang lebih besar lagi nanti sekitar 300 orang di tahun 2026 , komisi VIII DPR RI meliputi bidang Sosial, Umroh Haji terutama masalah PIP dan KIP meskipun kita tidak bersinergi dengan swasta tetap kita akan membantu untuk masyarakat dan mencarikan Solusi dan terus kita upayakan, pendidikan salah satu sarana untuk menciptakan solusi mengatasi kemiskinan dan orang miskin mempunyai gak yang sama dan pertemuan ini tidak pertemuan yang terakhir karena ini untuk menyerap aspirasi masyarakat untuk tahun berikutnya. Kader-kader Posyandu monggo berkreatifitas untuk menjadi chef di dapur MBG atau menyuplai sayur atau beras,dan lain lainnya tegasnya" H Abdul Wachid.
Semoga pertemuan ini akan lebih banyak menyerap aspirasi masyarakat untuk menentukan anggaran tahun 2026. Dan kita akan berusaha menciptakan generasi penerus yang bergizi baik dari usia dini dari ibu hamil sampai sesudah kelahiran serta masalah stunting juga dipikirkan
(Hani K)








































Komentar via Facebook