Transportasi Laut Terganggu, Warga Kepulauan Kur Pertanyakan Jadwal Feri

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 29 April 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

Transportasi Laut Terganggu, Warga Kepulauan Kur Pertanyakan Jadwal Feri

Transportasi Laut Terganggu, Warga Kepulauan Kur Pertanyakan Jadwal Feri

TUAL, Tribunnusantara-web.id Aktivitas transportasi laut di wilayah Kepulauan Kur, Tual, mengalami gangguan yang berdampak pada perputaran ekonomi masyarakat setempat,Warga mengeluhkan berkurangnya frekuensi pelayaran kapal feri yang dinilai semakin tidak menentu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun pada Rabu (29/04/2026), kapal feri yang sebelumnya beroperasi hingga empat kali dalam sebulan kini hanya melayani pelayaran satu kali setiap bulan.

Sejumlah warga mempertanyakan kejelasan jadwal serta kebijakan pengurangan frekuensi tersebut. Mereka meminta penjelasan dari Pemerintah Kota Tual dan PT ASDP Indonesia Ferry selaku operator kapal feri.

“Kapal feri yang sebelumnya beroperasi satu bulan empat kali, sekarang hanya satu kali. Kami minta kejelasan,” ujar seorang warga Kepulauan Kur yang enggan disebutkan namanya.

Berkurangnya jadwal pelayaran berdampak langsung pada distribusi kebutuhan pokok, hasil perikanan, serta mobilitas masyarakat antar pulau. Kondisi ini menyebabkan pasokan barang tersendat dan harga kebutuhan mengalami kenaikan.

Selain itu, para nelayan mengaku kesulitan mengirim hasil tangkapan mereka ke Kota Tual, yang menjadi pusat pemasaran utama di wilayah tersebut.

Warga berharap Pemerintah Kota Tual segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menormalkan kembali jadwal pelayaran. Mereka menilai transportasi laut merupakan sarana vital yang menunjang kehidupan ekonomi di wilayah kepulauan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait seperti Dinas Perhubungan Kota Tual dan PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Tual masih dalam upaya konfirmasi terkait penyebab berkurangnya jadwal pelayaran.

"Elang"