Trisakti Gandeng Lima Institusi China, Perkuat Jejaring Riset dan Pertukaran Akademik
Jakarta, TribunNusantara.web.id | Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) serta Fakultas Hukum (FH) Universitas Trisakti menjalin kerja sama dengan lima perguruan tinggi dan lembaga riset di Cina dalam kunjungan akademik pada 6–11 April 2026. Kerja sama ini mencakup pertukaran dosen dan mahasiswa, kolaborasi riset, serta program pengabdian masyarakat.
Delegasi Trisakti dipimpin Dekan FEB Prof. Dr. Yolanda Masnita, didampingi Wakil Dekan FEB Dr. Husna Leila dan Wakil Dekan FH Dr. Tri Sulistyowati. Dalam keterangan tertulis yang diterima pada Jumat, 17 Juni 2026, pihak kampus menyebut langkah ini sebagai bagian dari strategi internasionalisasi dan penguatan jejaring global.
Institusi yang menjadi mitra antara lain Southern University of Science and Technology (SUSTech) di Shenzhen, Xi’an Jiaotong University (XJTU), Jiangxi University of Finance and Economics (JUFE), GEM Shenzhen Research Institute, dan Beijing Genomics Institute (BGI).
SUSTech, yang berdiri pada 2010, tercatat berada di peringkat 160 dunia versi Times Higher Education (THE) dan masuk kelompok 101–150 besar dunia versi Academic Ranking of World Universities (ARWU). Dalam Nature Index 2025, universitas ini menempati peringkat ke-22 dunia untuk produktivitas publikasi ilmiah.
Sementara itu, XJTU merupakan salah satu anggota C9 League—kelompok sembilan universitas riset terkemuka di Cina. Universitas yang berdiri sejak 1896 tersebut juga masuk dalam program Double First-Class Construction Pemerintah Cina dan tercatat berada di peringkat 92 dunia versi ARWU 2025.
Adapun JUFE dinilai memiliki kedekatan bidang keilmuan dengan FEB Trisakti karena fokus pada keuangan dan ekonomi. Universitas yang berdiri pada 1923 itu memiliki jaringan kemitraan internasional yang luas dan tercatat sebagai salah satu universitas ekonomi terkemuka di Cina.
Selain perguruan tinggi, Trisakti juga menjalin komunikasi dengan GEM Shenzhen Research Institute dan BGI yang berbasis di Shenzhen. Kerja sama dengan dua lembaga tersebut diarahkan pada pengembangan riset terapan, inovasi bisnis, serta peluang kajian interdisipliner yang mengaitkan ekonomi, hukum, dan teknologi.
Dekan FEB Trisakti menyatakan, kolaborasi lintas disiplin antara FEB dan FH menjadi salah satu kekuatan dalam penjajakan kerja sama ini. Menurut dia, isu hukum ekonomi internasional dan regulasi bisnis lintas batas menuntut pendekatan yang terintegrasi antara kajian hukum dan ekonomi.
Pihak kampus menyebut kerja sama akan difokuskan pada empat bidang: pertukaran dosen, pertukaran mahasiswa, riset bersama, dan pengabdian masyarakat berskala internasional. Implementasi teknis masing-masing program akan dibahas lebih lanjut melalui nota kesepahaman dan perjanjian turunan.
FEB Trisakti saat ini menyandang akreditasi Unggul dari BAN-PT serta sejumlah akreditasi internasional seperti AUN-QA dan FIBAA. Kampus menilai rekam jejak tersebut menjadi modal penting dalam membangun kemitraan jangka panjang dengan institusi luar negeri.
Melalui langkah ini, Trisakti berharap dapat memperluas eksposur internasional mahasiswa dan dosen sekaligus meningkatkan kualitas publikasi ilmiah di tingkat global.








































Komentar via Facebook