UKIM Luluskan 323 Sarjana Hingga Doktor, Benhur Watubun: “Yang Berharga Bukan Hanya Ilmu, Tapi Perubahan Diri”

Avatar photo

Tribun Nusantara

, 15 Juni 2026

facebook share twitter share line share telegram share wa copy

UKIM Luluskan 323 Sarjana Hingga Doktor, Benhur Watubun: “Yang Berharga Bukan Hanya Ilmu, Tapi Perubahan Diri”

AMBON,Tribun-nusantara.web.id. Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) resmi melepas 323 wisudawan dari jenjang Diploma, Sarjana, Profesi, Magister hingga Doktor dalam Rapat Senat Terbuka Luar Biasa Periode?I?Tahun?2026. Acara berlangsung penuh sukacita dan khidmat, Senin (15/6) di Gedung Christian Center, Ambon.

Salah satu tokoh yang ikut diwisuda adalah Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur George Watubun, ST, SH — yang meraih gelar Sarjana Hukum dari Fakultas Hukum UKIM. Mewakili seluruh wisudawan, ia menyampaikan pesan yang langsung menyentuh inti makna pendidikan di “Kampus Orang Basudara”.

“Apakah kami hafal semua materi atau kuasai seluruh mata kuliah? Belum tentu. Tapi satu hal yang pasti: kami berubah dan berkembang — dan UKIM berperan besar di sana.”

Ucapan itu disambut tepuk tangan panjang dari para tamu, antara lain Gubernur Maluku Hendrik Lewerisa, unsur Forkopimda, Wakil Ketua DPRD John Lewerissa, Pj Sekretaris Kota Ambon Robert Sapulette, Ketua MPH Sinode GPM Pdt.?S.I.?Sapulette, perwakilan LLDIKTI Wilayah?12, pimpinan yayasan, senat universitas, Rektor Dr.?Stev?Gaspers, jajaran pimpinan kampus, dosen, keluarga wisudawan, serta pemimpin perguruan tinggi se?Maluku.

Benhur mengingat perjalanan belajar tidak selalu mudah  penuh tantangan dan ujian. Namun dari sana lahir ketekunan, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Ia menyampaikan penghargaan mendalam kepada pimpinan universitas, tenaga pengajar, dan staf:

“Terima kasih telah membentuk kami bukan hanya cerdas secara pikiran, tetapi juga berkarakter baik. Terima kasih pula kepada keluarga — dukungan dan doa kalian adalah kekuatan utama kami.”

Di tengah kemajuan pesat, Benhur menyoroti bahwa pendidikan harus terus maju seiring zaman — termasuk menghadapi kehadiran Kecerdasan Buatan / AI.

“Teknologi mengubah cara kita belajar, mengajar, dan bekerja. Kurikulum perlu selaras kebutuhan dunia kerja, teknologi harus diintegrasikan, tetapi integritas akademik tetap menjadi pondasi utama.”

Ia juga berharap Pemerintah Daerah senantiasa membuka ruang yang sama bagi lulusan UKIM untuk bersaing dan berkontribusi setara dengan lulusan perguruan tinggi lain di Maluku.

“Wisuda bukan garis akhir, melainkan awal pengabdian. Kami berjanji menjaga nama baik almamater dan mengamalkan ilmu demi kemajuan daerah, bangsa, dan negara — sesuai semboyan kami: Absque Servis Fines Pengabdian Tanpa Batas.”

Di akhir prosesi, suasana penuh haru menyelimuti Kampus Orang Basudara saat 323 lulusan baru melangkah keluar dengan semangat baru: cerdas, berintegritas, dan siap melayani masyarakat.

(H.R)